<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954</id><updated>2011-07-08T11:07:34.591+07:00</updated><category term='Farmasi'/><category term='Kesehatan Anak'/><category term='Tokoh Farmasi'/><category term='Menanggapi Gejala Penyakit'/><category term='Farmasis'/><category term='Obat Tradisional'/><title type='text'>Fun Fun Pharmacy</title><subtitle type='html'>Berbagi Pengalaman dan Pengetahuan Seputar Kefarmasian</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>28</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-5687815679047921765</id><published>2010-02-19T08:08:00.001+07:00</published><updated>2010-02-19T08:16:40.507+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Farmasis'/><title type='text'>Peranan Apoteker dalam Meningkatkan Penggunaan Obat Generik</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Departemen Kesehatan akan menjadikan revitalisasi peraturan menteri kesehatan tentang kewajiban menuliskan resep dan menggunakan &lt;u&gt;&lt;b&gt;obat generik&lt;/b&gt;&lt;/u&gt; di sarana pelayanan kesehatan pemerintah sebagai salah satu program 100 hari Departemen Kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Penggalakan kembali penggunaan &lt;b&gt;obat generik&lt;/b&gt; sudah pasti merupakan hal yang positif. Mahalnya harga obat yang beredar di pasaran membuat masyarakat kesulitan untuk menjangkaunya. Sehingga pelayanan kesehatan tidak optimal bagi masyarakat menengah ke bawah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Apoteker dalam aktifitasnya juga bisa berperan dalam meningkatkan penggunaan &lt;b&gt;obat generik&lt;/b&gt; ini. Hal ini bisa dilakukan oleh seorang apoteker apabila ada pasien yang akan menebus resep dengan memberikan informasi alternatif obat generik yang ada yang kandungannya sama dan sesuai dengan obat yang terdapat di resep jika dirasa pasien merasa kesulitan untuk menjangkaunya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Walaupun hal tersebut mungkin akan mempengaruhi omset dari apotek, namun perlu ada keseimbangan antara terpenuhinya kebutuhan pasien akan obat yang terjangkau dan pemasukan dari apotek dari obat yang dibeli.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                &lt;span class="article_seperator"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-5687815679047921765?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/5687815679047921765/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2010/02/peranan-apoteker-dalam-meningkatkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/5687815679047921765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/5687815679047921765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2010/02/peranan-apoteker-dalam-meningkatkan.html' title='Peranan Apoteker dalam Meningkatkan Penggunaan Obat Generik'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-8751156696280669788</id><published>2010-02-19T08:06:00.000+07:00</published><updated>2010-02-19T08:08:09.184+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menanggapi Gejala Penyakit'/><title type='text'>Penyakit gatal-gatal</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Musim pancaroba atau musim peralihan dari musim hujan ke musim panas atau kemarau biasanya juga membawa dampak pada tubuh. Perubahan cuaca dan suhu turut mempengaruhi tubuh dan terutama kulit. Keluhan yang biasanya terjadi adalah &lt;u&gt;&lt;strong&gt;penyakit gatal pada kulit&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Penyakit Gatal-gatal&lt;/strong&gt; (Pruritus) adalah suatu perasaan yang secara otomatis membuat tangan melakukan penggarukan.Kegiatan penggarukan yang dilakukan secara terus menerus bisa menyebabkan kemerahan dan goresan dalam pada kulit. Jangan anda kira jika anda menggaruk kulit yang gatal, maka rasa gatal tersebut akan hilang. Penggarukan secara terus menerus pada kulit bisa mengiritasi kulit yang selanjutnya akan menyebabkan bertambahnya rasa gatal dan bahkan jangka panjang bisa menyebabkan terjadinya jarungan parut dan penebalan pada kulit sehingga terkadang membentuk bentol-bentol yang berisi pada kulit yang gatal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  Penyebab Gatal bisa bermacam-macam. Bisa disebabkan oleh suatu penyakit kulit maupun penyakit sistemik, dan bisa juga disebabkan oleh beberapa hal seperti karena gigitan serangga, kaligata, dermatitik atopik,dermatitis kontak, dermatitis alergika dan infestasi parasit seperti skabies dan pedikulosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain sebab di atas, gatal-gatal juga dapat terjadi karena alergi dan juga kontak dengan bahan pakaian tertentu seperti wol dan sebagainya. Cuaca yang panas juga bisa menyebabkan gatl-gatal terutama pada daerah lembab seperti selangkangan karena banyaknya keringat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi penyakit gatal maka kita perlu mengetahui penyebab dari gatal-gatal tersebut untuk kemudian dilakukan tindakan pengobatan.Dengan diketahuinya sebab penyakit gatal, maka bisa diberikan jenis pengobatan yang tepat. Jika kulit meradang, bisanya diberikan krim atau lotion pelembab yang tidak berbau dan berwarna, sebab pewarna atau aroma tambahan bisa mengiritasi kulit dan menyebabkan gatal-gatal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk krim,Bisa juga diberikan Krim corticosteroid yang bisa membantu mengurangi peradangan dan mengendalikan gatal-gatal, hanya digunakan jika gatal-gatal terbatas pada suatu daerah yang kecil.Selain itu dapat juga memberikan obat yang mengandung mentol, kamper, kamomil, eukaliptus dan kalamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk obat yang diminum bisa menggunakan Antihistamin (misalnya hydroxizin dan diphenhydramine) bisa membantu mengurangi gatal-gatal, tetapi obat ini menyebabkan kantuk. Untuk Antihistamin biasanya tidak diberikan dalam bentuk olesan langsung ke kulit karena bisa menyebabkan reaksi alergi.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-8751156696280669788?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/8751156696280669788/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2010/02/penyakit-gatal-gatal.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/8751156696280669788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/8751156696280669788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2010/02/penyakit-gatal-gatal.html' title='Penyakit gatal-gatal'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-2073106568243075480</id><published>2010-02-19T08:03:00.002+07:00</published><updated>2010-02-19T08:05:38.888+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Obat Tradisional'/><title type='text'>Sirih Merah Untuk Kesehatan Anda, Obat Penyakit Ringan Hingga Kronis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_JyjeSqoOjZE/SMlHY01-FXI/AAAAAAAAAD4/qomIyst6NZo/s320/sirihkalimantan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_JyjeSqoOjZE/SMlHY01-FXI/AAAAAAAAAD4/qomIyst6NZo/s320/sirihkalimantan.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sudah sejak dahulu, Sirih Merah digunakan sebagai obat herbal untuk mengobati berbagai jenis penyakit. Meskipun rasanya pahit, namun tanaman merambat yang memiliki nama latin piper crocatum ini, menyimpan segudang manfaat untuk menyembuhkan penyakit mulai dari penyakit ringan hingga penyakit kronis.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Karena khasiatnya yang manjur untuk mencegah dan mengobati penyakit, maka tak salah sirih merah banyak dicari orang sebagai alternatif obat. Tidak begitu sulit untuk menemukan tanaman sirih merah. Biasanya tanaman sirih merah tumbuh di tempat-tempat yang teduh dan nyaris mengalami kontak langsung dengan sinar matahari.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Kandungan senyawa sirih merah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Didalam sirih merah terkandung bahan-bahan kimia dengan khasiat tertentu yang disebut metabolit sekunder, dimana metabolit sekunder menyimpan senyawa aktif seperti flavonoid, alkoloid, terpenoid, cyanogenic, glucoside, isoprenoid idan non protein amino acid.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Diantara senyawa-senyawa tersebut zat yang paling dominan yakni alkaloid. Alkoloid merupakan bahan organik yang mengandung nitrogen sebagai bagian dari sistem heterosiklik. Sedangkan senyawa polevenolad dan flavonoid memiliki sifat antioksidan, antidiabetik, antikanker, antiseptik dan anti-iflamasi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Selain itu masih banyak manfaat lain dari kandungan senyawa yang terkadung didalam daun sirih merah, seperti karvakrol yang bersifat desinfektan, anti jamur, sehingga dapat digunakan sebagai obat antiseptik untuk bau mulut dan keputihan. Eugenol bermanfaat untuk mengurangi rasa sakit, sedangkan tanin untuk mengobati sakit perut.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Sirih merah sebagai obat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Secara empiris, daun sirih merah dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti stroke, batu ginjal, radang prostat, nyeri sendi, hepatitis, diabetes, asam urat, kolestrol, batuk, keputihan hingga memperhalus kulit.&lt;br /&gt;Tidak sulit untuk mengolah daun sirih merah sebagai obat. Cukup dengan merebus lembaran daun sirih merah didalam wadah yang berisi air, lalu menunggunya hingga mendidih dan airnya sedikit berkurang, maka obat racikan tradisonal yang kaya manfaat bisa langsung dinikmati.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Air dari rebusan air daun sirih merah mengandung antiseptik yang bisa digunakan sebagai obat kumur untuk menjaga kesehatan rongga mulut atau dibasuhkan kealat kelamin wanita unutk menghilangkan bau tak sedap dan keputihan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Disamping bersifat antiseptik, rebusan air sirih merah juga bisa menurunkan kadar gula darah tinggi menjadi normal bagi para penderita diabetes. Selain itu rebusan air atau serbuk sirih merah bisa dipakai untuk mengobati penyakit hepatitis.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Untuk penderita batuk yang tak kunjung mereda, meminum rebusan air daun sirih merah secara teratur, juga dapat mengurangi batuk dan rasa gatal di tenggorokan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saat ini, sirih merah juga bisa dijumpai dalam bentuk teh herbal, sehingga bisa dengan mudah dan praktis dalam penyajiannya. Khasiatnya pun juga sama yakni menyembuhkan penyakit, diantaranya asam urat, maag, letih dan lesu, serta kencing manis.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Serbuk dari teh herbal sirih merah juga bisa dimanfaatkan untuk memperhalus kulit yakni dengan menjadikannya sebagai lulur. Gosokkan serbuknya ke kulit tangan, kaki dan bagian tubuh lainnya, maka kulit yang tadinya kering dan kusam bisa kembali cerah dan bersih.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(102, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sumber: www.hanyawanita.com&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-2073106568243075480?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/2073106568243075480/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2010/02/sirih-merah-untuk-kesehatan-anda-obat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/2073106568243075480'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/2073106568243075480'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2010/02/sirih-merah-untuk-kesehatan-anda-obat.html' title='Sirih Merah Untuk Kesehatan Anda, Obat Penyakit Ringan Hingga Kronis'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_JyjeSqoOjZE/SMlHY01-FXI/AAAAAAAAAD4/qomIyst6NZo/s72-c/sirihkalimantan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-2601682361730036832</id><published>2010-02-05T13:26:00.000+07:00</published><updated>2010-02-05T13:26:00.181+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan Anak'/><title type='text'>Cara mencegah dan membersihkan muntah bayi</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Membersihkan Muntah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Langsung bersihkan bekas muntah dengan lap basah atau kering agar tak sempat berkontak terlalu lama dengan kulit si bayi. Kalau tidak, kulit akan memerah atau terjadi iritasi, yang berarti harus dilakukan pengobatan khusus.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Untuk membersihkan bekas muntah pada perabot atau lantai maupun pakaian yang terkena muntah, gunakan campuran air dan soda kue. Selain dapat menghilangkan noda yang menetap, juga akan menghilangkan baunya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Mencegah Muntah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Masih ada beberapa hal lagi yang perlu diperhatikan para ibu untuk mencegah kemungkinan bayi muntah, yakni:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Jangan memberi minum susu selagi bayi menangis. Berhentilah menyusui untuk menenangkannya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tegakkan bayi setegak mungkin selama dan beberapa waktu setelah minum susu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pastikan dot botol tak terlalu besar atau terlalu kecil, dan botol dimiringkan sedemikian rupa sehingga susu, bukan udara, yang memenuhi bagian dotnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan mengangkat-angkat si bayi selama atau sesudah ia minum. Jika mungkin letakkan dan ikat sebentar si bayi pada kursi bayi atau kereta dorongnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan lupa membuat bayi bersendawa. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-2601682361730036832?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/2601682361730036832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2010/02/cara-mencegah-dan-membersihkan-muntah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/2601682361730036832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/2601682361730036832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2010/02/cara-mencegah-dan-membersihkan-muntah.html' title='Cara mencegah dan membersihkan muntah bayi'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-844474829455905319</id><published>2010-02-04T12:28:00.001+07:00</published><updated>2010-02-04T12:38:33.385+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan Anak'/><title type='text'>Stadium Klinis HIV/AIDS pada Anak dengan Infeksi HIV menurut  WHO</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-size:large;"&gt;      Stadium Klinis 1&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Tanpa gejala (asimtomatis) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Limfadenopati generalisata persisten &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:large;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;Stadium Klinis 2&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Hepatosplenomegaly persisten tanpa alasani &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Erupsi papular pruritis &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Infeksi virus kutil yang luas &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Moluskum kontagiosum yang luas &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Infeksi jamur di kuku &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Ulkus mulut yang berulang &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Pembesaran parotid persisten tanpa alasan &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Eritema lineal gingival (LGE) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Herpes zoster &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Infeksi saluran napas bagian atas yang berulang atau kronis (ototis media, otore, sinusitis, atau tonsilitis) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:large;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;Stadium Klinis 3&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Malanutrisi sedang tanpa alasan jelas tidak membaik dengan terapi baku &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Diare terus-menerus tanpa alasan (14 hari atau lebih) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Demam terus-menerus tanpa alasan (di atas 37,5°C, sementara atau terus-menerus, lebih dari 1 bulan) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Kandidiasis oral terus-menerus (setelah usia 6-8 minggu) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Oral hairy leukoplakia (OHL) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Gingivitis atau periodonitis nekrotising berulkus yang akut &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Tuberkulosis pada kelenjar getah bening &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Tuberkulosis paru &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Pneumonia bakteri yang parah dan berulang &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Pneumonitis limfoid interstitialis bergejala &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Penyakit paru kronis terkait HIV termasuk brokiektasis &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Anemia (&lt;8g/dl), size="”4″"&gt;Stadium Klinis 4&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;gagal tumbuh yang berat atau malanutrisi berat tanpa alasan dan tidak menanggapi terapi yang baku &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Pneumonia Pneumosistis (PCP) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Infeksi bakteri yang parah dan berulang (mis. empiema, piomisotis, infeksi tulang atau sendi, atau meningitis, tetapi tidak termasuk pneumonia) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Infeksi herpes simpleks kronis (orolabial atau kutaneous lebih dari 1 bulan atau viskeral pada tempat apa pun) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Tuberkulosis di luar paru &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Sarkoma Kaposi &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Kandidiasis esofagus (atau kandidiasis pada trakea, bronkus atau paru) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Toksoplasmosis sistem saraf pusat (setelah usia 1 bulan) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Ensefalopati HIV &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Infeksi sitomegalovirus: retinitis atau infeksi CMV yang mempengaruhi organ lain, yang mulai pada usia lebih dari 1 bulan) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Kriptokokosis di luar paru (termasuk meningitis) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Mikosis diseminata endemis (histoplasmosis luar paru, kokidiomikosis) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Kriptosporidiosis kronis &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Isosporiasis kronis &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Infeksi mikobakteri non-TB diseminata &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Limfoma serebral atau non-Hodgkin sel-B &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Progressive multifocal leucoencephalopathy (PML) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Nefropati bergejala terkait HIV atau kardiomiopati bergejala terkait HIV&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-844474829455905319?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/844474829455905319/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2010/02/stadium-klinis-hivaids-pada-anak-dengan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/844474829455905319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/844474829455905319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2010/02/stadium-klinis-hivaids-pada-anak-dengan.html' title='Stadium Klinis HIV/AIDS pada Anak dengan Infeksi HIV menurut  WHO'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-6529567901020648649</id><published>2010-01-26T13:12:00.000+07:00</published><updated>2010-02-04T13:22:43.298+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Farmasis'/><title type='text'>Bagaimana Mengaplikasikan Pharmaceutical Care di Indonesia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Indonesia merupakan salah satu negara berkembang. dimana farmasis atau apoteker di Indonesia tidak melaksanakan tugasnya dengan benar (ideal). bahkan masyarakat tidak mengenal apa itu farmasis dan apa tugas farmasis terutama di bidang kesehatan. masyarakat hanya tahu bahwa farmasis/apoteker adalah penjual obat di apotek dan orang yang meracik obat berdasarkan resep. ironis sekali memang, namun hal tersebut terjadi di Negara kita tercinta ini.&lt;span id="more-45"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;     &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Banyak farmasis yang berusaha untuk mengimplementasikan konsep pharmaceutical care di Indonesia, namun hal ini tidaklah mudah, karena pharmaceutical care merupakan inti dari filosofi profesi farmasi dan bagaimana mengaplikasikan filosofi tersebut dalam tataran praktek komunitas maupun klinik. kita tidak bisa menggunakan konsep “filosofi dahulu, kebijakan dan praktek mengikuti” karena ketiga aspek tersebut saling mempengaruhi terlaksanannya praktek farmasi yang ideal.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Aplikasi Pharmaceutical Care dalam praktek klinik dan komunitas tanpa memahami filosofinya, akan menghasilkan praktek yang tidak ideal, tujuan untuk patient care bisa tidak tercapai karena farmasis/apoteker kurang memahami teori dan filosofi dari Pharmaceutical care. Tidak adanya proteksi berupa kebijakan dari pemerintah juga sangat mempengaruhi praktek farmasi klinik. farmasis/apoteker tidak akan bisa melakukan tugasnya sesuai dengan filosofi Pharmaceutical care jika tidak mempunyai wewenang dalam sistem pelayanan kesehatan secara umum.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;diskusi mengenai filosofi, definisi dan implementasi dari Pharmaceutical care telah banyak dilakukan dan kita bisa mencari informasi tersebut dari berbagai sumber. Pharmaceutical care merupakan salah satu filosofi dari praktek yang berasal dari US serta telah diterima oleh farmasis di seluruh dunia. di Amerika dan negara-negara barat lainnya telah mengalami beberapa tahap perkembangan, dari tahap tradisional, tahap transisi atau tahap klinik hingga periode &lt;em&gt;patient-centered.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Strand&lt;br /&gt;bagaimanapun, banyak faktor yang mempengaruhi perubahan dari profesi farmasis, antara lain isu politik, faktor sosial ekonomi, tingkat pendidikan, teknologi informasi dsb. di Indonesia, profesi farmasis masih dalam tahap tradisional atau awal fase klinik dimana farmasis masih banyak berkutat dengan pekerjaan dispensing dan membuat pelayanan baru. masyarakat umum hanya mengetahui sedikit mengenai fungsi dari profesi farmasis, seperti menjual obat atao melayani resep saja. untuk mulai mengimplementasikan pharmaceutical care di suatu sistem, dimulai dengan memahami konsep pharmaceutical care, hal ini dapat dilakukan dengan mengunjungi website “pharmaceutical care discussion group” dan membaca buku mengenai pharmaceutical care seperti Pharmaceutical Care Practice yang ditulis oleh Prof. Strand dan tim nya. hal ini akan memberi ide mengenai filosofi – pemikiran yang sistemik mengenai profesi farmasis, definisi, paradigme, dan bagaimana mengimplementasikan dalam praktek klinik.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-6529567901020648649?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/6529567901020648649/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2010/01/bagaimana-mengaplikasikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/6529567901020648649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/6529567901020648649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2010/01/bagaimana-mengaplikasikan.html' title='Bagaimana Mengaplikasikan Pharmaceutical Care di Indonesia'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-2656049564174397866</id><published>2010-01-20T12:55:00.000+07:00</published><updated>2010-02-04T12:56:59.092+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Farmasis'/><title type='text'>Peran Farmasis Melalui Pharmaceutical care dan Farmakoekonomi</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Farmasis – Membuat Perubahan! …Pada Biaya Pelayanan kesehatan &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;________________________________________&lt;br /&gt;Penggunaan obat yang tidak tepat tidak hanya menjadi perhatian di bidang kesehatan, namun juga dari segi ekonomi. Gambaran kasar hasil penelitian memberikan data bahwa dana yang dihabiskan untuk membiayai penggunaan obat yang tidak tepat berkisar antara $7 – $9 millar tiap tahun. Berdasarkan penelitian di beberapa tempat pelayanan kesehatan dengan menggunakan metode Cost Benefit analisis menunjukkan bahwa rasio cost-benefit berkisar antara 1:6 hingga 1:25, artinya dari penelitian tersebut menyatakan bahwa dari setiap $1 biaya yang digunakan untuk jasa farmasis &lt;img src="http://farmasiindonesia.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" mce_src="http://farmasiindonesia.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="trans Pengaruh Peran Farmasis Melalui Pharmaceutical care dan Farmakoekonomi" class="mceWPmore mceItemNoResize" title="More..." /&gt;dapat menghemat atau mengurangi biaya rumah sakit sebesar 6$ hingga $25.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Dapatkan farmasis memberikan perubahan melalui Pharmceutical care dan Farmakoekonomi?&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;"&gt;Banyak sekali penelitian yang menunjukkan bahwa peran farmasis dengan aplikasi Pharmaceutical care dan farmakoekonomi dapat membantu meningkatkan pencapaian outcome terapi yang maksimal dengan biaya yang seminimal mungkin dalam sistem kesehatan. ketika farmasis dilibatkan secara aktif dalam pelayanan kesehatan terhadap pasien secara langsung dan dalam program penggunaan obat, beberapa manfaat dapat dihasilkan dalam sistem pelayanan kesehatan, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; Manurunkan jumlah pasien rawat inap&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Menurunkan Lama Rawat di Rumah Sakir (length of stay)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Menurunkan intensitas visitasi dokter atau klinisi&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Menurunkan Biaya Obat&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bagaimana Farmasis membantu dalam mengurangi biaya dan manajemen penggunaan obat?&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;"&gt;Hal ini karena jika Farmasis mengaplikasikan Pharmaceutical care dan Farmakoekonomi, akan dapat:&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; Menurunkan biaya pelayanan kesehatan secara keseluruhan dengan berfokus pada penggunaan obat yang optimal, menghindari atau meminimalisir masalah yang terkait dengan penggunaan obat (Drug Related problems/DRP’s), dan pencapaian outcome yang diinginkan pasien yaitu meningkatnya kualitas hidup.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Menyediakan pelayanan yang spesifik terhadap kelompok pasien tertentu (asma, hipertensi, Diabetes Melitus) untuk mengoptimalkan penggunaan obat dan outcome therapy. Pada akhirnya, proses ini membantu menurunkan kunjungan di Rumah Sakit atau Instalasi Gawat Darurat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Menyediakan edukasi terhadap dokter mengenai peresepan yang tepat untuk penyakit yang spesifik untuk memastikan ketepatan dari penggunaan biaya yang tinggi untuk pengobatan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Mengimplementasikan program untuk meningkatkan kepatuhan terhadap guidelines peresepan yang spesifik untuk mengoptimasi penggunaan obat atau pengobatan&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Mengembangkan dan mengimplementasikan program-program untuk mempromosikan dilakukannya rawat jalan dan monitoring terhadap pasien tersebut, dengan demikian akan menurunkan jumlah pasien yang dirawat inap dan menurunkan Lama rawat di Rumah Sakit.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Beberapa penelitian tersebut menunjukkan bahwa intervensi farmasis/apoteker memberikan pengaruh baik langsung maupun tidak langsung terhadap penghematan biaya pengobatan. Semakin banyak jumlah farmasis dalam praktek klinis, semakin besar pula keuntungan dari investasi..&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;"&gt;References&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt; Coambs RB et al. Health Promotion Research. Review of the Scientific Literature on the Prevalence, Consequences, and Health Costs of Noncompliance &amp;amp; Inappropriate Use of Prescription Medication in Canada. University of Toronto Press, 1995&lt;/li&gt;&lt;li&gt; McLean WM. Pharmaceutical Care Evaluated: The Value of Your Services. CPJ 1998; 131(4): 34-40&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Ogle BG, McLean WM, Poston JW. The Clinical Pharmacy Services Study. Can J Hosp Pharm 1996; 49:1:S5-S25&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Condron JH, Mann JL. Drug Utilization and Therapeutic Intervention Programs; Pharmacy Services that Pay for Themselves. Can J Hosp Pharm 1994; 47:203-208&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Schumock GT, Meek PD, Ploetz PA, Vermeulen LC. Economic Evaluations of Clinical Pharmacy Services – 1988 – 1995. Pharmacotherapy 1996; 16(6): 1188-1208&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(102, 255, 255);" mce_style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sumber: http://www.cshp.ca/advocacy/factSheets/healthCare_e.asp&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-2656049564174397866?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/2656049564174397866/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2010/01/peran-farmasis-melalui-pharmaceutical.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/2656049564174397866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/2656049564174397866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2010/01/peran-farmasis-melalui-pharmaceutical.html' title='Peran Farmasis Melalui Pharmaceutical care dan Farmakoekonomi'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-5176750979248422681</id><published>2010-01-17T12:53:00.000+07:00</published><updated>2010-02-04T12:54:40.150+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menanggapi Gejala Penyakit'/><title type='text'>Overdosis Obat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;Perawatan akan didikte oleh obat spesifik yang diambil dalam overdosis.&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;Information provided about amount, time, and underlying medical problems will be  very helpful.&lt;/span&gt; Informasi yang diberikan mengenai jumlah, waktu, dan masalah kesehatan akan sangat membantu.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;The stomach may be washed out by gastric lavage    (stomach pumping) to mechanically remove unabsorbed drugs from the stomach.&lt;/span&gt; Perut dapat dicuci oleh lavage lambung (perut memompa) untuk menghapus secara mekanis obat tidak diserap dari lambung.&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="" onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;Activated charcoal may be given to help bind drugs    and keep them in the stomach and intestines.&lt;/span&gt; Arang aktif dapat diberikan untuk membantu mengikat obat-obatan dan menjaga mereka dalam lambung dan usus.&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;This reduces the amount absorbed    into the blood.&lt;/span&gt; Hal ini mengurangi jumlah yang diserap ke dalam darah.&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;The drug, bound to the charcoal, is then expelled in the    stool.&lt;/span&gt; Obat, terikat pada arang, kemudian dikeluarkan dalam tinja.&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;Often, a cathartic is given with the charcoal so that the person more    quickly evacuates stool from his or her bowels.&lt;/span&gt; Seringkali, sebuah katarsis diberikan dengan arang sehingga orang lebih cepat evacuates kotoran dari usus nya.&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;Agitated or violent people need physical restraint and sometimes sedating medications in the emergency department until the effects of the drugs wear off.&lt;/span&gt; Gelisah atau kekerasan fisik orang perlu menahan diri dan kadang-kadang menenangkan obat di departemen darurat sampai efek obat habis.&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;This can be disturbing for a person to    experience and for family members to witness.&lt;/span&gt; Ini dapat mengganggu bagi seseorang untuk pengalaman dan untuk anggota keluarga untuk saksi.&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;Medical professionals go to    great lengths to use only as much force and as much medication as necessary.&lt;/span&gt; Profesional medis berusaha keras untuk hanya menggunakan kekuatan sebanyak dan obat-obatan sebanyak yang diperlukan.&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;It is important to remember that whatever the medical staff does, it is to    protect the person they are treating.&lt;/span&gt; Penting untuk diingat bahwa apa pun staf medis tidak, itu adalah untuk melindungi orang yang merawat mereka.&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;Sometimes the person has to be intubated (have a tube placed in the airway) so that the doctor can protect the lungs or help the person breathe during the detoxification process.&lt;/span&gt; Kadang-kadang orang harus intubated (memiliki tabung ditempatkan dalam saluran udara) sehingga dokter dapat melindungi paru-paru atau membantu orang bernapas selama proses detoksifikasi.&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;For certain overdoses, other medicine may need to be given either to serve as an antidote to reverse the effects of what was taken or to prevent even more harm from the drug that was initially taken.&lt;/span&gt; Overdosis tertentu, obat-obatan lainnya mungkin perlu diberikan baik untuk bertindak sebagai penangkal untuk membalikkan efek dari apa yang dilakukan atau untuk mencegah bahkan lebih banyak merugikan dari obat yang awalnya diambil.&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;The doctor will decide if treatment  needs to include additional medicines.&lt;/span&gt; Dokter akan memutuskan apakah perlu perawatan termasuk obat-obatan tambahan.&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;Self-Care at Home&lt;/span&gt; Self-Care at Home&lt;/span&gt; &lt;/h2&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;Home care should not be done without first consulting a doctor or poison expert.&lt;/span&gt; Perawatan di rumah tidak boleh dilakukan tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter atau ahli racun.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;For some accidental drug overdoses, the local poison    control center may recommend home therapy and observation.&lt;/span&gt; Untuk beberapa kecelakaan overdosis obat terlarang, pengendalian racun lokal dapat merekomendasikan rumah pusat terapi dan observasi.&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;Because of the potential for problems after some overdoses, syrup of ipecac or other therapies should not be given unless directed by a medical professional.&lt;/span&gt; Karena potensi masalah setelah beberapa overdosis, sirup ipecac atau terapi lain tidak boleh diberikan kecuali diarahkan oleh profesional medis.&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;Most people have telephone access to a local poison control center.&lt;/span&gt; Kebanyakan orang memiliki akses telepon ke pusat pengendalian racun lokal.&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;Locate the  closest one to you through the American Association of Poison Control Centers.&lt;/span&gt; Cari paling dekat dengan Anda melalui American Association of Poison Control Center.&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="" onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;Anyone who has small children at home should have the    "poison line" telephone number readily available near the telephone.&lt;/span&gt; Siapapun yang memiliki anak-anak kecil di rumah harus memiliki "racun line" nomor telepon tersedia di dekat telepon.&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="" onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;People who take a drug overdose in an attempt to harm themselves generally require psychiatric intervention in addition to poison management.&lt;/span&gt; Orang-orang yang mengambil overdosis dalam usaha untuk menyakiti dirinya sendiri biasanya memerlukan intervensi psikiatri selain racun manajemen.&lt;/span&gt; &lt;span style="" onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;People who  overdose for this purpose must be taken to a hospital's Emergency Department,  even if their overdose seems trivial.&lt;/span&gt; Orang-orang yang overdosis untuk tujuan ini harus dibawa ke rumah sakit Emergency Department, bahkan jika mereka tampaknya sepele overdosis.&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;These people are at risk for eventually  achieving a successful suicide.&lt;/span&gt; Orang-orang ini pada akhirnya risiko untuk mencapai sukses bunuh diri.&lt;/span&gt; &lt;span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;The sooner you intervene, the better the success  of avoiding suicide.&lt;/span&gt; Semakin cepat Anda campur tangan, semakin baik keberhasilan menghindari bunuh diri.&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="moreOnHeader_fmt"&gt;&lt;div class="sourceBox"&gt;&lt;p&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);" onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span class="google-src-text" style="direction: ltr; text-align: left;"&gt;&lt;/span&gt;Referensi dari VitaDocs Kedokteran eMedicineHealth&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-5176750979248422681?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/5176750979248422681/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2010/01/overdosis-obat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/5176750979248422681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/5176750979248422681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2010/01/overdosis-obat.html' title='Overdosis Obat'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-3268609754416055137</id><published>2010-01-15T12:26:00.000+07:00</published><updated>2010-02-04T12:28:01.437+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menanggapi Gejala Penyakit'/><title type='text'>Radang usus (Inflammatory Bowel Disease) part 2</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Banyak teori ada tentang apa yang menyebabkan kolitis ulseratif. Orang dengan ulseratif kolitis memiliki kelainan sistem kekebalan, tapi dokter tidak tahu apakah kelainan ini merupakan penyebab atau akibat dari penyakit. Yang sistem kekebalan tubuh dipercaya untuk bereaksi normal terhadap bakteri di saluran pencernaan. &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Kolitis ulserativa tidak disebabkan oleh tekanan emosional atau sensitivitas terhadap makanan tertentu atau produk makanan, tetapi faktor-faktor ini dapat memicu gejala pada beberapa orang. Tekanan hidup dengan kolitis ulserativa juga dapat berkontribusi pada memburuknya gejala. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="close_fmt"&gt;&lt;p&gt; Perawatan mungkin termasuk obat-obatan, suplemen gizi, operasi, atau kombinasi dari pilihan ini. Pengobatan untuk penyakit Crohn tergantung pada lokasi dan tingkat keparahan penyakit, komplikasi, dan respons orang terhadap perawatan medis sebelumnya ketika dirawat karena gejala reoccurring. Banyak perawatan digunakan untuk kedua kondisi tersebut. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Seseorang dengan penyakit inflamasi usus mungkin memerlukan perawatan medis untuk waktu yang lama, dengan dokter biasa kunjungan untuk memantau kondisi.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  Most people are first treated with drugs containing mesalamine, a substance that helps control inflammation. &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Obat Anti-Inflamasi.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; Kebanyakan orang pertama diobati dengan obat-obatan yang mengandung mesalamine, suatu zat yang membantu mengendalikan peradangan. Sulfasalazine adalah yang paling umum digunakan obat ini. Pasien yang tidak manfaat dari itu atau yang tidak dapat mentolerir hal itu mungkin akan memakai mesalamine lain mengandung obat, umumnya dikenal sebagai 5-ASA agen, seperti Asacol, Dipentum, atau Pentasa. Kemungkinan efek samping dari obat-obatan yang mengandung mesalamine termasuk mual, muntah, mulas, diare, dan sakit kepala. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;  Cortisone drugs and steroids—called corticosteriods—provide very effective results. &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Kortison atau Steroid.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; Kortison obat dan steroid-disebut corticosteriods-memberikan hasil yang sangat efektif. Prednisone adalah nama generik yang umum dari salah satu obat dalam kelompok ini obat. Pada awalnya, ketika penyakit itu yang paling buruk, prednison biasanya ditentukan dalam dosis besar. Dosis kemudian diturunkan sekali gejala telah dikendalikan. Obat ini dapat menyebabkan efek samping yang serius, termasuk kerentanan terhadap infeksi lebih besar. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;  Drugs that suppress the immune system are also used to treat Crohn's disease. &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Sistem kekebalan Suppressors.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; Obat-obatan yang menekan sistem kekebalan tubuh juga digunakan untuk mengobati penyakit Crohn. Paling sering diresepkan adalah 6-mercaptopurine atau obat yang terkait, azathioprine. Agen imunosupresif bekerja dengan menghalangi reaksi imun yang memberikan kontribusi untuk peradangan. Obat ini dapat menyebabkan efek samping seperti mual, muntah, dan diare dan dapat menurunkan resistensi seseorang terhadap infeksi. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;  This drug is the first of a group of medications that blocks the body's inflammation response. &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Infliximab (Remicade).&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; Obat ini adalah yang pertama dari kelompok obat yang menghambat respons peradangan tubuh. FDA menyetujui obat untuk pengobatan sedang sampai parah penyakit Crohn yang tidak menanggapi terapi standar (mesalamine substansi, kortikosteroid, agen imunosupresif) dan untuk pengobatan terbuka, pengeringan fistula. Infliximab, perawatan pertama yang disetujui secara khusus untuk penyakit Crohn, adalah zat TNF. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; In inflammatory bowel disease antibiotics are used to treat bacterial overgrowth in the small intestine caused by stricture, fistulas, or prior surgery. &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Antibiotik.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; Pada penyakit inflamasi usus antibiotik digunakan untuk mengobati bakteri berlebih pada usus kecil yang disebabkan oleh striktur, fistula, atau sebelum operasi. Untuk masalah umum, dokter mungkin meresepkan satu atau lebih dari antibiotik berikut: ampicillin, sulfonamide, cephalosporin, tetracycline, atau metronidazol. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Diarrhea and crampy abdominal pain are often relieved when the inflammation subsides, but additional medication may also be necessary. &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Anti-diare dan Fluid Replacements.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; Crampy Diare dan sakit perut sering lega ketika peradangan mereda, tapi obat tambahan juga mungkin diperlukan. Beberapa agen antidiarrheal dapat digunakan, termasuk diphenoxylate, loperamide, dan kodein. Pasien yang mengalami dehidrasi karena diare akan diperlakukan dengan cairan dan elektrolit.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dokter dapat merekomendasikan suplemen gizi, terutama untuk anak-anak yang pertumbuhan telah melambat. Khusus cairan berkalori tinggi formula kadang-kadang digunakan untuk tujuan ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dua pertiga hingga tiga perempat dari pasien dengan penyakit Crohn akan memerlukan operasi di beberapa titik dalam hidup mereka. Sekitar 25% sampai 40% dari pasien kolitis ulseratif akhirnya harus memiliki titik dua besar-besaran dihapus karena pendarahan, penyakit parah, pecahnya usus besar, atau risiko kanker. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Operasi menjadi diperlukan bila obat tidak dapat lagi mengendalikan gejala. Pembedahan digunakan baik untuk meredakan gejala yang tidak menanggapi terapi medis atau untuk mengoreksi komplikasi seperti penyumbatan, perforasi, abses, atau perdarahan di usus. Operasi untuk menghilangkan bagian dari usus dapat membantu orang dengan penyakit Crohn, tetapi bukan obat. Pembedahan tidak menghilangkan penyakit seperti peradangan cenderung untuk kembali ke daerah di sebelah tempat berpenyakit usus telah dihapus. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;  Dalam ulseratif kolitis, pembedahan mungkin diperlukan untuk menghilangkan kolon dan / atau anus. &lt;/p&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-3268609754416055137?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/3268609754416055137/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2010/01/radang-usus-inflammatory-bowel-disease_15.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/3268609754416055137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/3268609754416055137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2010/01/radang-usus-inflammatory-bowel-disease_15.html' title='Radang usus (Inflammatory Bowel Disease) part 2'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-5442207284971767750</id><published>2010-01-10T12:49:00.000+07:00</published><updated>2010-02-04T12:51:52.292+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Farmasis'/><title type='text'>Peran Farmasis/Apoteker di Komunitas (Puskesmas)</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ruang lingkup farmasi komunitas sebetulnya tidak hanya di Apotek, namun juga meliputi Puskesmas ataupun di lingkungan sekitar. Peran farmasis/apoteker di puskesmas masih sangat minim, padahal jumlah penggunaan obat di puskesmas sangatlah banyak. Hampir sebagian besar puskesmas di Indonesia, tugas-tugas yang berhubungan dengon obat (baik distribusi atau penggunaan obat) dilaksanakan bukan oleh farmasis/apoteker, padahal seperti kita ketahui bahwa tidak ada profesi yang tahu dan berkompeten mengenai obat kecuali farmasis/apoteker. dalam hal ini, memang belum banyak penelitian atau bukti nyata bahwa farmasis mampu memberikan nilai tambah terhadap pengelolaan dan penggunaan obat di puskesmas&lt;span id="more-76"&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dari segi pengelolaan, farmasis/apoteker mampu memberikan manfaat berupa peningkatan efisiensi dalam penyimpanan obat dan menurunkan jumlah obat yang rusak dan kadaluwarsa. karena pengaturan dan penyimpanan yang tidak tepat.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam hal penggunaan obat di puskesmas, peran farmasis masih sangat minim, padahal farmasis/apoteker mempunyai bekal yang cukup untuk meningkatkan rasionalitas terapi suatu penyakit pada pasien. farmasis/apoteker telah diberi bekal yang cukup mengenai farmakoterapi, Pharmaceutical care, swa medikasi maupun farmakoekonomi untuk menuju terapi yang rasional.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;seperti telah disinggung sebelumnya, salah satu kendala yang dihadapi profesi farmasis/apoteker dalam perannya di puskesmas adalah tidak adanya kebijakan dari pemerintah pusat ataupun di sebagian pemerintah daerah yang mengharuskan adanya farmasis/apoteker untuk bertanggung jawab terhadap obat yang ada di puskesmas.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu kita harus membuktikan diri bahwa dengan adanya farmasis/apoteker di puskesmas dapat memberikan manfaat yang sangat besar terhadap [engelolaan dan penggunaan obat di puskesmas. Beberapa cara yang dapat ditempuh adalah dengan magang di puskesmas, tentunya dengan mekanisme yang benar dan diperbolehkan secara aturan. selain itu instansi pendidikan juga dapat me-magangkan mahasiswanya dalam taraf S1 atau apoteker untuk mempraktekkan pengelolaan obat dan penggunaan obat yang benar di puskesmas, kemudian dilakukan penelitian untuk mendapatkan bukti bahwa adanya tenaga kefarmasian dalam hal ini farmasis/apoteker di puskesmas dapat memperikan efek positif.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di Indonesia, baru 1-2 instansi yang melakukan MoU dengan pemerintah daerah untuk melaksanakan hal tersebut, oleh karena itu, bagi Instansi pendidikan yang lain dapat melakukan usaha tersebut guna meningkatkan kesempatan profesi farmasis/apoteker untuk berperan lebih banyak dalam pengelolaan obat atau penggunaan, dimana output yang semua pihak harapkan, yaitu Indonesia sehat 2010 dapat tercapai.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Ayo Kita Majukan Profesi Farmasis/Apoteker di Indonesia !!!&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal; color: rgb(153, 153, 255);font-size:78%;" &gt;by&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="color: rgb(102, 255, 255);" id="blog-title"&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong style="color: rgb(102, 255, 255);" id="blog-title"&gt;&lt;a href="http://farmasiindonesia.com/" rel="home"&gt;Indonesian Pharmacist Update&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-5442207284971767750?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/5442207284971767750/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2010/01/peran-farmasisapoteker-di-komunitas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/5442207284971767750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/5442207284971767750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2010/01/peran-farmasisapoteker-di-komunitas.html' title='Peran Farmasis/Apoteker di Komunitas (Puskesmas)'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-1668259536233141423</id><published>2010-01-04T12:18:00.000+07:00</published><updated>2010-02-04T12:26:06.329+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menanggapi Gejala Penyakit'/><title type='text'>Radang usus (Inflammatory Bowel Disease) part 1</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Radang usus adalah sekelompok dua penyakit: kolitis ulserativa dan penyakit Crohn. Penyakit kronis ini dapat mengobarkan saluran pencernaan, menyebabkan diare berdarah, nyeri perut, dan penurunan berat badan. Kolitis ulseratif dapat mempengaruhi seluruh usus besar atau rektum. Terutama penyakit Crohn mempengaruhi segmen pendek baik dari kecil dan usus besar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Penyakit Crohn adalah gangguan berkelanjutan yang menyebabkan radang saluran pencernaan, juga disebut sebagai gastrointestinal (GI) saluran. Penyakit Crohn dapat mempengaruhi bagian manapun dari saluran cerna, dari mulut ke anus, tetapi paling sering mempengaruhi bagian bawah usus kecil, yang disebut ileum. Pembengkakan memperluas ke dalam lapisan organ yang terganggu. Pembengkakan dapat menyebabkan rasa nyeri dan dapat membuat usus sering kosong, sehingga menghasilkan diare.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Penyakit Crohn mempengaruhi laki-laki dan perempuan sama-sama dan tampaknya berjalan di beberapa keluarga. Sekitar 20% dari orang-orang dengan penyakit Crohn memiliki hubungan darah dengan beberapa bentuk penyakit radang usus, yang paling sering saudara laki-laki atau perempuan dan kadang-kadang orang tua atau anak. Penyakit Crohn dapat terjadi pada orang dari semua kelompok usia, tetapi lebih sering didiagnosis pada orang antara usia 20 dan 30. Orang-orang dari warisan Yahudi memiliki peningkatan risiko penyakit Crohn, dan orang kulit hitam berada pada penurunan risiko untuk mengembangkan penyakit Crohn.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Penyebab dari penyakit radang usus tidak diketahui. Namun orang percaya bahwa mungkin secara genetik berhubungan sejak IBD dikenal untuk berjalan dalam keluarga. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Menyebabkan lingkungan hidup juga dipercaya untuk memainkan peran dalam pengembangan penyakit Crohn karena yang paling sering terjadi pada orang yang merokok, adalah penduduk negara-negara Eropa Utara dan tinggal di wilayah perkotaan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  Peneliti lain berspekulasi bahwa penyakit dapat disebabkan oleh infeksi atau virus. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;  &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Yang lain percaya bahwa sistem kekebalan tubuh yang bereaksi terhadap antigen tidak dikenal atau tidak dikenal.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Antigen ini akan menyebabkan sistem kekebalan tubuh untuk merespons secara tidak tepat terhadap jaringan usus normal, mengakibatkan radang kronis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Campak, gondok, atau infeksi virus rubela tidak diketahui menyebabkan IBD. Virus yang menyebabkan penyakit campak menginfeksi sistem pernapasan dan kemudian menyebar ke jaringan limfatik (bagian penting dari sistem kekebalan tubuh). Selama infeksi akut, sel-sel getah bening di saluran pencernaan terinfeksi, tapi apakah ini menyebabkan peradangan kronis sangat dipertanyakan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Satu teori berspekulasi bahwa virus campak dapat bertahan dalam usus pada individu-individu tertentu dan kemudian memicu infeksi peradangan kronis, namun hal ini tidak terbukti. Karena campak, gondok, dan rubella (MMR) mengandung vaksin hidup yang sangat lemah virus campak telah menyarankan bahwa vaksin dapat menyebabkan proses peradangan usus. Teori ini tidak terbukti dan bersifat spekulatif.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Gejala yang paling umum dari penyakit Crohn adalah nyeri perut, sering di daerah kanan bawah, dan diare. Pendarahan anus, penurunan berat badan, radang sendi, masalah kulit, dan demam mungkin juga terjadi. Perdarahan mungkin serius dan terus-menerus, yang menyebabkan anemia. Anak-anak dengan penyakit Crohn tertunda mungkin menderita pengembangan dan pertumbuhan terhambat. Jangkauan dan keparahan gejala bervariasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Menyeluruh pemeriksaan fisik dan serangkaian tes mungkin diperlukan untuk mendiagnosis penyakit Crohn atau kolitis ulserativa. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Dokter mungkin akan melakukan serangkaian saluran cerna atas untuk melihat usus kecil. Untuk tes ini, orang yang minum barium, solusi berkapur yang melapisi lapisan usus kecil, sebelum X-ray diambil. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Dokter mungkin juga melakukan pemeriksaan visual dari kolon dengan melakukan baik sigmoidoskopi atau kolonoskopi. Untuk kedua tes ini, dokter menyisipkan panjang, fleksibel, terang tabung dihubungkan dengan komputer dan monitor TV ke dalam anus. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Dokter mungkin juga melakukan biopsi, yang melibatkan mengambil sampel jaringan dari lapisan usus untuk melihat dengan sebuah mikroskop.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Komplikasi yang paling umum adalah penyumbatan usus. Penyumbatan terjadi karena penyakit cenderung menebal dinding usus dengan pembengkakan dan jaringan parut, mempersempit lorong. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Penyakit Crohn juga dapat menyebabkan luka, atau borok, bahwa terowongan melalui daerah yang terkena ke jaringan sekitarnya, seperti kandung kemih, vagina, atau kulit. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Gizi komplikasi yang sering terjadi pada penyakit Crohn. Kekurangan-kekurangan ini dapat disebabkan oleh asupan makanan tidak memadai, hilangnya protein usus, atau penyerapan miskin, juga disebut sebagai malabsorpsi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Komplikasi lain yang terkait dengan penyakit Crohn termasuk radang sendi, masalah kulit, peradangan di mata atau mulut, batu ginjal, batu empedu, atau penyakit lain dari hati dan sistem bilier. Beberapa masalah ini diselesaikan selama pengobatan untuk penyakit di sistem pencernaan, tetapi beberapa harus diperlakukan secara terpisah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kolitis ulseratif adalah penyakit yang menyebabkan peradangan dan luka, yang disebut borok, di lapisan rektum dan usus besar. Borok terbentuk peradangan telah membunuh sel-sel yang biasanya garis usus besar, kemudian perdarahan dan menghasilkan nanah. Peradangan dalam usus besar juga menyebabkan usus sering kosong, menyebabkan diare.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kolitis ulseratif dapat terjadi pada orang-orang dari segala usia, tapi biasanya dimulai antara usia 15 dan 30, dan kurang sering antara 50 dan 70 tahun. Ini mempengaruhi laki-laki dan perempuan sama-sama dan tampaknya berjalan dalam keluarga, dengan laporan hingga 20% dari orang-orang dengan kolitis ulserativa memiliki anggota keluarga atau kerabat dengan kolitis ulserativa atau penyakit Crohn. Insiden yang lebih tinggi dari kolitis ulseratif terlihat dalam putih dan orang-orang keturunan Yahudi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  Gejala yang paling umum dari kolitis ulseratif adalah sakit perut dan diare berdarah.  Pasien juga dapat mengalami &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  anemia &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  kelelahan &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  berat badan &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  hilangnya nafsu makan &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  pendarahan anus &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  hilangnya cairan tubuh dan nutrisi &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  lesi kulit &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  nyeri sendi &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  kegagalan pertumbuhan (khususnya pada anak-anak) &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Sekitar setengah dari orang-orang didiagnosis dengan kolitis ulserativa memiliki gejala-gejala ringan. Lain sering menderita demam, diare, mual, dan kram perut yang parah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-1668259536233141423?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/1668259536233141423/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2010/01/radang-usus-inflammatory-bowel-disease.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/1668259536233141423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/1668259536233141423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2010/01/radang-usus-inflammatory-bowel-disease.html' title='Radang usus (Inflammatory Bowel Disease) part 1'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-2014072734384927013</id><published>2009-12-27T13:00:00.000+07:00</published><updated>2010-02-04T13:01:38.703+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Farmasis'/><title type='text'>Pharmaceutical Care Activity</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Untuk dapat mengaplikasikan konsep Pharmaceutical Care dalam praktek farmasi klinik, kita harus memahami beberapa kegiatan yang termasuk dalam konsep Pharmaceutical Care tersebut. Adapun kegiatan yang termasuk dalam konsep Pharmaceutical Care adalah:&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;1. Wawancara Riwayat Pengobatan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;2. Seleksi Obat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;3. Monitoring Terapi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;4. Kunjungan Bangsal&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;5. Konseling&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;6. Pelayanan Informasi Obat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;7. Therapeutic Drug Monitoring&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;8. Penanganan Sitostatika&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;9. Total Parenteral Nutrition&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;10. Intra Vena Admixture&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan pelayanan (&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;care&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;) terhadap pasien untuk meningkatkan kualitas hidup pasien (&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;patient quality of life&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;). oleh karena itu, seorang farmasis yang ingin mengaplikasikan konsep Pharmaceutical Care harus memahami dan mempunyai ketrampilan (&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;soft skill&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;) untuk melaksanakannya. Pembekalan pemahaman dan ketrampilan mengenai konsep Pharmaceutical care merupakan tanggung jawab dari berbagai pihak, lembaga pendidikan sebagai pencetak farmasis, pemerintah (Depkes) sebagai penyedia tempat untuk aplikasi Konsep Pharmaceutical care, Organisasi Profesi (ISFI) sebagai pembina tenaga kefarmasian yang melakukan praktek farmasi klinik, hingga Asosiasi perguruan tinggi (APTFI) yang menentukan standar kompetensi seorang farmasis yang dicatek oleh lembaga pendidikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Semua pihak yang berkaitan tersebut harus menyatukan visi mengenai praktek farmasi klinik di Indonesia, hal ini sangat penting mengingat tidak ada satu profesipun yang berkompeten mengenai obat kecuali farmasis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-2014072734384927013?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/2014072734384927013/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/12/pharmaceutical-care-activity.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/2014072734384927013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/2014072734384927013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/12/pharmaceutical-care-activity.html' title='Pharmaceutical Care Activity'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-6090074646598773453</id><published>2009-12-21T12:20:00.000+07:00</published><updated>2009-12-21T12:20:57.142+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menanggapi Gejala Penyakit'/><title type='text'>Haemorrhoid (wasir)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Definisi :&lt;br /&gt;Pembesaran (varises) vena hemoroidalis yang dapat keluar dari anal canal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat keparahan :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Grade 1 : pembengakakan kecil pada bagian dalam rectum, tidak teraba / terlihat dari anus. Paling sering terjadi, bisa membesar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Grade 2 : lebih besar. Sebagian bisa keluar (prolapsed) dari anus saat BAB, tapi segera masuk ke dalam anus dengan sendirinya. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Grade 3 hang out (prolapsed) dari anus. 1 benjolan lunak &amp;amp; kecil yg menonjol keluar dr anus dan bisa didorong masuk lagi.&amp;nbsp; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Grade 4 secara permanen menonjol keluar dari anus, tidak dapat didorong masuk kembali, kadang-kadang ukurannya cukup besar.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Nyeri : tidak selalu ada. Biasanya karena sembelit. Terapi : krim / gel anestesi lokal &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iritasi &amp;amp; gatal perianal : sering muncul. Jika menetap maka harus dirujuk ke dokter karena dicurigai Cancer rectal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Darah : darah segar memercik atau bercampur pada feses. Darah gelap bercampur dlm feses&amp;nbsp; harus dirujuk rujuk ke dokter, curiga tumor / polip&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala lokal, tidak ada nyeri / pembesaran perut, dan muntah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumil : pembesaran uterus, progesteron (otot sal. cerna relaksasi sehingga motilitas berkurang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penatalaksanaan Haemorrhoid&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Diet tinggi serat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anestesi lokal&amp;nbsp; untuk nyeri &amp;amp; gatal (benzocaine, lidocaine) max 2 minggu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Skin protector (ZnO, kaolin) lapisan di perm kulit untuk mencegah iritasi, gatal &amp;amp; melembabkan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Laxatives&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Counter irritant (menthol, phenol) : stimulasi ujung saraf, sehingga dingin &amp;amp; tidak gatal. Topical Steroid&amp;nbsp; (hydro cortison) untuk inflamasi, sehingga gatal &amp;amp; nyeri berkurang. Di pakai pagi dan malam, tidak lebih dari 7 hari.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Astringents (ZnO, garam bismuth)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Antiseptik (resorcinol), terdpt dlm toilet tissue. Antiseptik :&amp;nbsp; anus gatal &amp;amp; exfoliative. absorpsi : myxoedema (hypothyroidism)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Operasi / ligasi&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;jangka Waktu Pengobatan dan Saat untuk Merujuk ke Dokter&lt;br /&gt;Jangka waktu pengobatan : 1 minggu dg OTC.&lt;br /&gt;Rujuk ke dokter, jika :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Dialami &amp;gt; 3 minggu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Darah dalam feses&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perubahan pola BAB &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Diduga ESO&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Disertai nyeri / pembesaran perut atau muntah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gagal pengobatan&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tips Praktis&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Cek apakah diagnosis Pasien benar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Higiene pribadi harus diperhatikan karena sisa feses sebabkan gatal maka basuh perianal dg air hangat &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Diet tinggi serat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tisu lembab / sabun lembut agar kulit tidak kering &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hindari mengejan / lama duduk di WC saat BAB&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Suppo, gel, krim pada pagi &amp;amp; sore SETELAH BAB&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Suppo : posisi harus benar. Minta saran pemakaian pada farmasis&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-6090074646598773453?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/6090074646598773453/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/12/haemorrhoid-wasir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/6090074646598773453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/6090074646598773453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/12/haemorrhoid-wasir.html' title='Haemorrhoid (wasir)'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-9124613988152389945</id><published>2009-12-14T09:19:00.000+07:00</published><updated>2009-12-12T09:28:52.853+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menanggapi Gejala Penyakit'/><title type='text'>Napkin Rash (Ruam Popok)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sifat &amp;amp; Lokasi Ruam Popok :  &lt;br /&gt;Ruam merah pada daerah pantat yg tertutup popok = nappy rash = napkin dermatitis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bedakan dengan seborrhoeic dermatitis (ruam + kerak pada pantat &amp;amp; kulit kepala / craddle cap), infantile eczema (eksim juga menyebar ke bagian tubuh yang lain), atau nappy rash akibat jamur (biasanya di bagian tepi popok / satellite papules + oral thrush)&lt;br /&gt;Tingkat Keparahan : jika kulit tidak luka / infeksi maka cukup diberikan terapi OTC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infeksi sekunder oleh bakteri ditandai dengan adanya cairan / nanah atau kerak / keropeng kekuningan maka harus rujuk ke dokter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lamanya diderita : jika telah berlangsung selama &gt; 2 minggu, farmasis bisa merujuk ke dokter, tentang sifat &amp;amp; tingkat keparahan penyakit&lt;br /&gt;Riwayat Penyakit Dahulu : harus ditanya, apa ada RPD &amp;amp; tindakan yang dilakukan ( mis: swamedikasi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala lain :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Biasanya timbul setelah serangan diare yaitu kulit sekitar anus merah &amp;amp; bengkak&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Diare dapat disebabkan oleh pemberian Antibiotik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terkait oral thrush&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Faktor Pencetus Ruam Popok :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Obat ruam popok yg pernah dicoba (R/ &amp;amp; OTC) bisa sebabkan kekambuhan krn peka thd sediaan topikal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kesehatan &amp;amp; Perawatan Kulit. Terutama karena  berulangkali basah &amp;amp; kontak dengan kotoran pada popok. Hati-hati bila popok dari plastik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Iritasi akibat amonia (dalam urin), bahan pengiritasi lain dalam urin &amp;amp; feses, reaksi alergi thd deterjen &amp;amp; antiseptik yang kurang dibilas, bahan dalam sediaan topikal (misal : lanolin)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Terapi &amp;amp; Lamanya Pengobatan :&lt;br /&gt;Jika tidak membaik dalam 1 minggu setelah perawatan kesehatan kulit + obat OTC  ? rujuk ke dokter&lt;br /&gt;Pelembab adalah terapi utama.  ditmabah Dimethicon untuk melindungi kulit dari air. Kadang mengandung bahan lain sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Zn = sebagai bahan penyejuk / mengurangi iritasi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lanolin = melembabkan kulit, tp bisa terjadi reaksi alergi sebaiknya pakai lanolin dg kemurnian tinggi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Castor oli / cod liver oil membuat lapisan tipis tahan air pada kulit&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Antibakteri (mis : chlorhexidine), bbrp antibiotik menyebabkan reaksi alergi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anti jamur&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Infeksi sekunder krn Candida sering terjadi pada ruam popok bisa diobati dengan miconazole / clotrimazole topikal 2x /hr sampai 4-5 hr setelah gejala hilang. Pelembab dapat langsung dioles setelah memakai anti jamur.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika tidak membaik dlm 5 hr pakai gol. azole maka harus rujuk  ke dokter&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hydrocortisone krim/salep tidak boleh diberikan oleh farmasis sebagai obat OTC, krn tidak boleh  diberikan kepada anak &lt;&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Petunjuk pemakaian hydrocortisone :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;sediaan topikal sudah efektif, jika dioleskan tipis2 dlm jumlah sedikit ? finger tip unit&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penyerapan corticosteroid dari sediaan topikal ? jika kulit tertutup popok / celana plastik. Makin banyak corticosteroid dioles &amp;amp; ditutup celana kedap air ? efek sistemik lebih sering terjadi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Semakin poten steroid, makin besar kemungkinan terjadi efek sistemik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika tidak membaik dalam 10 hr pakai hydrocortisone maka rujuk ke dokter&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Rujuk ke Dokter, jika :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kulit luka terkelupas, kemerahan parah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ada tanda infeksi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Daerah tubuh yang lain  juga mengalami ruam&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Tips praktis untuk ruam popok:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Ganti popok sesering mungkin. Bayi sampai usia 3 bl bisa buang air kecil 12x / hr&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika mungkin, lepaskan popok agar pantat bisa terkena udara &amp;amp; tetap kering. Baringkan bayi di atas kain / handuk + alas kedap air di bawahnya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika memakai popok kain, cuci &amp;amp; bilas sebersih mungkin untuk menghilangkan sisa deterjen,dll&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Popok kain maka cuci dan bilas bersih agar sisa deterjen hilang&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Popok kain + disinfektan harus bilas bersih&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Celana / popok kedap air mencegah penguapan &amp;amp; ruam popok makin parah tapi hanya untuk waktu singkat &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setiap kali ganti popok, kulit harus benar-benar dibersihkan dengan air hangat &amp;amp; lap kain atau tisu basah lalu + losion (untuk cegah iritasi) jadi biarkan kering&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berikan Talk agar kulit kering, tp gumpalan talk pada kulit bisa mengiritasi maka harus dioles dg ‘saput’ bedak&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-9124613988152389945?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/9124613988152389945/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/12/napkin-rash-ruam-popok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/9124613988152389945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/9124613988152389945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/12/napkin-rash-ruam-popok.html' title='Napkin Rash (Ruam Popok)'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-1082939266546679984</id><published>2009-12-12T09:17:00.000+07:00</published><updated>2009-12-12T09:18:38.234+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menanggapi Gejala Penyakit'/><title type='text'>Headache</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;jenis headache:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tension headache&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Migrain&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cluster headache&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Untuk membedakan antara masing-headache tersebut harus diperhatikan beberapa hal:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Usia, pada anak terutama berkaitan dengan luka atau trauma pada kepala, sedang pada lansia harus diperhatikan apakah menderita headachenya setelah jatuh atau tidak karena bila ada pendarahan perlahan pada subdural hemature maka arahnya ke stoke.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Frekuensi dan waktu dari gejala, yaitu bila memburuk di pagi hari dan membaik selama hari mungkin karena tekanan intracarnialnya meningkat maka harus dirujuk ke dokter. begitu juga bila frekuensi dan keparahan meningakt maka juga harus dirujuk ke dokter.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;riwayat penyakit terdahulu , bila jenis dan lokasi nyeri tetap maka kemungkinan bukan penyakit serius, sedangkan bila migrain memang penyakit yang kambuhan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gejala lain, bila headache disertai gangguan keseimbangan dan gerakan canggung maka harus dirujuk ke dokter&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Tension headache&lt;br /&gt;merupakan jenis headache yang paling sering terjadi. Merupakan headache primer. Nyeri biasanya bersifat tumpul,terasa seperti ada yang terikat dikepala. Sering terjadi pada usia dewasa dan remaja.&lt;br /&gt;Penyebab penyakit ini adalah kontraksi dari otot leher dan jangat kepala. Kontraksinya sendiri disebabkan stress, depresi, kecelakaan dikepala, cemas (anxiety), dan posisi yang buruk.&lt;br /&gt;Penyebab lain meliputi eye strain (), kelelahan, alkohol, merokok, infeksi sinus, dan pilek.&lt;br /&gt;Area nyeri pada tension headache bagian dasar skull, bagian atas leher, bagian atas kepala di atas mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Migraine&lt;br /&gt;Migraine kadang-kadang berkaitan dengan mual dan muntah.Sebagian pasien merasa migrainenya membaik dengan berbaring di tempat yang gelap. Pasien yang mengalami migraine pertama di usia lebih dari 40 tahun harus dirujuk ke dokter karena umumnya terjadi pada usia kurang dari 40 tahun sehingga ditakutkan ada penyakit lain.&lt;br /&gt;Ada 2 macam migraine:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;classic migraine, yaitu migraine dengan aura sehingga maksudnya pasien merasa ada cahaya berkilat, photopsia atau garis zigzag (dinamakan fase prodormal). Selama fase prodormal pasien dapat mengalami kesemutan atau seperti mati rasa pada satu sisi tubuh bibir, jari, wajah atau tangan. Biasanya aura ini terjadi 4-60 menit, nyri dirasakan bersama atau setelah aura dalam 60 menit. terjadi secara unilateral (dikedua sisi kepala) terutama pada bagian atas dahi. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;common migraine, yaitu migraine tanpa ada fase prodormal, nyeri terasa selama 4-72 jam diikuti sekurang-kurangnya 2 gejala, antara lain; berdenyut, nyeri dengan intensitas sedang sampai parah, nyeri memburuk dengan aktivitas, nyeri terasa unilateral, mual/muntah, fotofobia dan fonofobia.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cluster Headache&lt;br /&gt;merupakan sejumlah headache yang muncul setelah yang lain (susul menyusul). Dengan ciri-ciri nyeri yang biasanya terjadi selama 2-3 bulan, tiap episode nyeri dapat terjadi setengah sampai 3 jam, nyeri biasanya pada satu sisi kepala, mata, pipi atau pelipis, nyeri yang menyiksa dan sering membangunkan pasien dari tidur.&lt;br /&gt;penyebabnya karena dilatasi pembuluh drah dan inflamasi dari saraf di belakang mata. Gejala lain yang sering menyertai karena rasa nyeri adalah mata dan hidung berair, hidung tersumbat pada sisi kepala yang terasa sakit. setipa nyeri headache yang berulang, menetap atau parah sebaiknya dirujuk ke dokter.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi Headache&lt;br /&gt;terapi oral analgesik untuk swamwdikasi headache oleh farmasis, antara lain: aspirin, prasetamol, ibuprofen.&lt;br /&gt;kadar puncak dalam darah dari anlagesik dicapai 30 menit setelah digunakan .&lt;br /&gt;maka waktu obat digunakan pada migraine harus sejak tanda pertama.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Aspirin mempunyai efek anlgeik, antipretik dan antiinflamasi jika dosis yang digunakan &gt;4g/hari. Kontraindikasi pada anak-anak usia &lt;16tahun,&gt;&lt;li&gt;agar tidak mual atau muntah maka aspirin harus diberikan bersama atau setelah makan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;paracetamol, mempunyai efek analgesik dan antipiretik tapi sedikit ata tidak ada efek antiinflamasi. paracetamol juga dapat diberikan pada anak &lt;&gt;&lt;li&gt;ibuprofen, mempunyai efek analgesik, antipiretik dan antiinflamasi terutama jika diberikan dengan dosis &gt; 4 g/ hari &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-1082939266546679984?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/1082939266546679984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/12/headache.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/1082939266546679984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/1082939266546679984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/12/headache.html' title='Headache'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-7871142608017286730</id><published>2009-12-04T15:44:00.002+07:00</published><updated>2009-12-04T15:53:38.776+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menanggapi Gejala Penyakit'/><title type='text'>Head Lice (Kutu Rambut)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal yang Harus Diketahui :&lt;br /&gt;Pengobatan efektif, asal digunakan secara tepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi infeksi ini lazim terjadi, tidak selalu akibat kurang menjaga kebersihan. Disebut infeksi kutu rambut, untuk mengganti istilah “perkembangbiakan kutu rambut” . Masa inkubasi kutu rambut : 7-10 hari. Usia : terutama 4-11 th, wanita lebih sering daripada pria. Pria dewasa jarang kena kutu rambut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda Infeksi Kutu Rambut:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Jika belum dipastikan oleh dokter / perawat maka farmasis harus cek. Insektisida tidak untuk pencegahan kutu rambut, justru dapat resisten.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Cara Memeriksa Infeksi:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Gunakan alas kertas putih &amp;amp; sisir bergigi rapat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rambut lembab / basah agar tidak sakit &amp;amp; tidak ada gaya elektrostatis&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika ada kutu jatuh di kertas.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;‘Cangkang’ kutu akan ditinggalkan saat kutu dewasa sehingga kekuningan &amp;amp; menempel pada rambut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bercak kehitaman di kerah baju &amp;amp; bantal berarti feses kutu &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rambut, leher dan belakang telinga harus dicek, karena disukai kutu (hangat &amp;amp; terlindung)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cek rutin : 1x / minggu atau lebih sering pad aanak usia sekolah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telur / kulit telur&lt;br /&gt;Telur / bekas telur berwarna krem menempel kuat ke rambut belum tentu saat ini terinfeksi, kecuali jika kutu ditemukan. Tekankan bahwa telur tidak akan hilang dengan obat kutu saja. Agar efektif  pakaikan sisir berigigi jarang, setelah diberi obat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa Gatal :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Tidak ada rasa gatal, belum tentu  tidak terinfeksi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rasa gatal adalah reaksi alergi (tipe ‘tertunda’) akibat saliva kutu yg masuk ke kulit kepala setiap kali kutu menggigit. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika pernah terinfeksi, lalu infeksi lagi biasanya terasa gatal&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;RPD &amp;amp; Riwayat Obat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pastikan apakah pernah terinfeksi &amp;amp; apa baru2 ini terkena. infeksi ulang bisa dari anggota keluarga / teman bermain&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tanyakan obat yang pernah digunakan &amp;amp; apakah efektif / ada kemungkinan gagal pengobatan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Non obat : ‘wet combing’ (dengan sisir rapat pada rambut basah / +kondisioner) disisir 30 menit, setiap 3-4 hari selama minimal 2 minggu ;  teh herbal &amp;amp; aromaterapi tapi belum ada bukti efektivitas&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Obat : malathion, permethrin &amp;amp; phenothrin ? OTC, sedangkan carbaryl harus dengan resep dokter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba salah satu obat, jika gagal maka ganti obat lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh keluarga harus diobati (50-55 ml / org)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilihan bentuk sediaan : berdasarkan kadar insektisida &amp;amp; lama bersentuhan dengan kulit kepala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shampoo harus dibilas &amp;amp; diulangi, lalu di+ krim pembilas (biarkan 10 mnt) / foam (30 mnt)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Losion aqueous vs alcoholic :&lt;br /&gt;Alcoholic lotion berguna, tp terasa ‘menyengat’ pd bayi &amp;amp; kulit kepala yg luka dan hindarkan pd pasien asma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EBM : aqueous lotion &gt; krim pembilas &gt; shampoo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malathion &amp;amp; Carbaryl :&lt;br /&gt;Losion : digosok rata pada kulit kepala + rambut yg kering (tu leher &amp;amp; belakang telinga) , lalu disisir. Rambut tebal perlu &gt; 50-55 ml. Biarkan kering alami (tdk boleh dibilas selama 12 jam), ulangi 7 hr kmdn. Jika pakai alcoholic lotion ? jauhi api&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shampoo jarang digunakan. Keramasi rambut, bilas, ulang 1x lagi &amp;amp; diamkan shampoo selama 5 menit lalu bilas dengan air hangat. Ulangi pemberiannya 2x lagi,  setiap 3-4 hari (total 3x pemberian)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permethrin &amp;amp; Phenothrin&lt;br /&gt;Losion permethrin : krim pembilas mgd 20% alkohol. Rambut dikeramas, bilas &amp;amp; keringkan dg handuk lalu krim pembilas dioles rata di kulit kepala &amp;amp; rambut, biarkan 10 menit, baru dibilas. Efek residunya bertahan hingga 6 minggu. Permethrin tdk hilang oleh chlorine kolam renang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Phenothrin :aqueous / alcoholic lotion dan foam (mousse alcoholic base). Losion dipercikkan merata ke rambut yg kering dan digosok pelan, biarkan kering alami. Losion mgd air dibiarkan 12 jam / semalam, yg mgd alkohol ? dikeramasi stlh 2 jam &amp;amp; untuk foam, dikeramasi setelah 30 menit. Phenothrin tidak hilang oleh chlorine kolam renang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghilangkan telur &amp;amp; bekas telur :&lt;br /&gt;terbaik disisir (bergigi rapat) stlh keramas (rambut basah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek Residu :&lt;br /&gt;Ada efek residu pd losion, kadar berbeda tiap org. Carbaryl &amp;amp; malathion harus dibiarkan selama bbrp jam ? muncul efek residu ut bbrp minggu. Tapi inaktif dg chlorine  &amp;amp; panas oleh hair dryer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagal Pengobatan :&lt;br /&gt;     Pengobatan awal mungkin kutu tidak mati, juga karena resistensi (30% kasus)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-7871142608017286730?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/7871142608017286730/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/12/head-lice-kutu-rambut.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/7871142608017286730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/7871142608017286730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/12/head-lice-kutu-rambut.html' title='Head Lice (Kutu Rambut)'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-8835278076762476838</id><published>2009-11-23T13:48:00.002+07:00</published><updated>2009-11-23T14:01:23.065+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menanggapi Gejala Penyakit'/><title type='text'>Diare (Diarrhea)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Diare : peningkatan frekuensi BAB (lebih sering dari pola normal) &amp;amp; disertai konsistensi feses lunak / cair&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar Terapi&lt;br /&gt;Pengganti cairan dan elektrolit. Anti diare hanya untuk dewasa dan anak remaja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis Diare&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;akut (kurang dr 14 hr) timbul tiba-tiba dan frekuensi BAB sering, bisa disertai nyeri perut, flatus, lemah bahkan sampai lemas. Kadang mual, muntah atau panas.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;kronis (lebih dr 3 minggu)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyebab Diare Akut&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Infeksi virus&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Infeksi bakteri  menyebabkan food poisoning&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Infeksi parasit&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Obat&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Hal yang perlu diperhatikan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Bayi &lt;&gt;&lt;li&gt;Tingkat keparahan : tergantung konsistensi dan frekuensi BAB; lansia sering salah paham&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Diare sering akut dan self-limitting&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Riwayat Penyakit terDahulu : apakah pernah diare kronis ?Irritable Bowel Syndrome (IBS), Crohn’s disease, ulcerative colitis maka Rujuk ke dokter&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rujuk jika : darah, lendir, muntah berat, panas tinggi&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;VIRUS&lt;br /&gt;Virus penyebab  yang utama. via respiratory tract (rotavirus).&lt;br /&gt;Gejala : batuk, pilek, mual, muntah, tiba2 diare (tidak berat). Fase akut 2-3 hr.  Setelahnya diare mungkin masih tersisa. Pada lingkungan buruk rotavirus bisa sebabkan kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAKTERI&lt;br /&gt;Food-borne infection = food poisoning&lt;br /&gt;Diare dan/ muntah cukup berat, dg/tanpa nyeri perut, bisa sembuh sendiri&lt;br /&gt;Campylobacter &amp;amp; Salmonella (cemaran unggas, daging, telur maka harus diperhatikan cara simpan dan masak, E.coli, Staphylococcus, Shigella, Bacillus cereus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AB : Ciprofloxacin utk infeksi Shigella, Salmonella /Campylobacter saja'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab Lain Pada Diare&lt;br /&gt;Obat penyebab diare :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Antasida : Mg&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Antibiotik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;AH : guanethidine, methyldop&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Digoxin (intoksikasi)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Diuretik : furosemid&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Misoprostol&lt;/li&gt;&lt;li&gt;NSAIDs&lt;/li&gt;&lt;li&gt;SSRIs&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Diare Kronis&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Irritable Bowel Syndrome&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Inflammatory Bowel Disease  (IBD) : Crohn’s disease, ulcerative colitis &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cancer colon&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak mampu mencerna &amp;amp; mengabsorpsi  makanan (coeliac disease)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penatalaksanaan diare&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Oral Rehydration Therapy  untuk cegah dehidrasi, terutama pada anak dan lansia&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Loperamide : tidak untuk anak &lt;&gt;&lt;li&gt;Kaolin / pectin : absorpsi air dr GIT &amp;amp; absorpsi toxin &amp;amp; bakteri pd lumen usus, lalu mengeluarkannya dr GIT. Pd anak belia ? obstruksi saluran cerna&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Opioid analgesic : ESO konstipasi &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Oral Rehidration Therapy*) Pakailah Oralit yg siap pakai, bukan membuat sendiri agar komposisi tepat&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Tips praktis&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Pasien diare disarankan minum selain susu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Boleh dianjurkan menghindari makanan padat selama 24 jam. ASI / PASI harus tetap diberikan pada bayi, terutama yg undernourish ? utamakan kesehatan. Kadang dokter menghentikan asupan susu tapi tidak selalu.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PASI dihentikan, jika diduga karena enzim saluran cerna tidak bekerja dengan baik terutama pada fase akut diare atau  karena tidak cocok dengan PASI (susu sapi) karena lactose intolerance&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Saat Untuk merujuk ke Dokter&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Diare yg diderita &gt; 1 hari pd anak &lt;&gt; 2 hr pd anak 1-3 thn dan lansia; &gt; 3 hr pd anak &gt; 3 thn dan dewasa&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Disertai muntah berat dan panas&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Baru kembali dari perjalanan ke LN&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dicurigai ESO&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Riwayat perubahan pola BAB&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terdapat darah &amp;amp; lendir di feses&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jangka waktu pengobatan :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;    1 hari pada anak-anak, 2 hari pada selain anak&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-8835278076762476838?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/8835278076762476838/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/11/diare-diarrhea.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/8835278076762476838'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/8835278076762476838'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/11/diare-diarrhea.html' title='Diare (Diarrhea)'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-201441552323724098</id><published>2009-11-17T14:04:00.000+07:00</published><updated>2009-11-14T14:22:01.706+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menanggapi Gejala Penyakit'/><title type='text'>Heartburn (rasa panas di dada)</title><content type='html'>Heartburn  adalah iritasi mukosa esofagus yang disebabkan oleh reflux (alir balik) asam dari lambung. Umumnya usia &gt; 55 th, bisa dewasa muda &amp;amp; bumil  (ibu hamil). Anak-anak dengan gejala heartburn maka rujuklah ke dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala :&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;nyeri atau panas sepertt terbakar dari bagian tengah tubuh (epigastrium) ke arah atas yang dirasakan di balik tulang dada (retrosternum), atau sampai terasa asam di rongga mulut.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dysphagia (sulit menelan) : gejala serius ! yaitu rasa tidak nyaman saat menelan karena esofagitis sehingga makanan terasa ‘masih menempel’ saat ditelan dan tidak langsung masuk ke lambung ini dimungkinkan obstruksi esofagus akibat tumor.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Penyebab Heartburn&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Dietary habits : cokelat, pedas, bawang merah &amp;amp; putih, lemak tinggi, tomat, jus jeruk, alkohol, kafein, minuman soda, makan sebelum tidur&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lifestyle habits : overweight, merokok, pakaian / ikat pinggang ketat, stres, berbaring setelah makan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Karena Obat: NSAIDs, Antikolinergik (TCA, fenotiazin), Teofilin, aminofilin, Ca channel blockers, Nitrat (terutama nifedipin).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bumil : ½ dari bumil, terutama usia &gt; 30 th, di akhir kehamilan,  akibat tekanan di rongga perut meningkat dan LES menurun akibat hormon progesterone.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Hal penting:&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Heartburn  makin parah bila sehabis makan banyak, berbaring atau bersandar ke belakang, pada overweight (kegemukan), gelegekan, makan terlalu cepat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nyeri berat : nyeri yg tiba2 dan berat, menjalar ke punggung atau lengan sulit dibedakan dari serangan jantung maka rujuk ke dokter. Sebaliknya, pasien penyakit jantung bisa esofagitis.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Regurgitasi (gumoh) : makanan di esofagus terhambat masuk ke lambung, sehingga alir balik ke mulut. Biasanya krn esofagus tersumbat  secara mekanis akibat kanker (esofagus menyempit akibat kontak lama dengan asam lambung maka terapinya dilatasi dg endoskopi.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Terapi Heartburn&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Antasida : mengontrol gejala heartburn &amp;amp; reflux seperti alginate. Sediaan tinggi Na waspada pada pasien CHF, Ginjal, Liver.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Alginate : melapisi permukaan lambung &amp;amp; mencegah reflux. Hati2 : kadang mgd Nabic (sebagai antasida + melepas CO2 di lambung) maka alternatifnya berikan  K bicarbonate.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;H2 blocker (cimetidine, famotidine, ranitidine) : terapi jangka pendek (max 2 minggu) untuk dyspepsia, heartburn &amp;amp; hiperacidity. Jika makanan memicu heartburn berikan 1 jam sblm makan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;PPI (omeprazole, lanzoprazole) : paling efektif untuk heartburn , tetapi perlu waktu 1 hari sebelum berefek  maka sebaiknya berikan juga antasida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama Pengobatan 1 mgg dg obat OTC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rujuk ke dokter bila:&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Nyeri yg menjalar ke bahu / lengan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sulit menelan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Regurgitasi (gumoh / alir balik dari esofagus)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lama diderita tidak kunjung sembuh&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meningkat keparahan penyakitnya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anak-anak&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gagal Pengobatan (mungkin peny jantung iskemik, batu empedu)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);font-size:78%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;by Anita P Rahman&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-201441552323724098?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/201441552323724098/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/11/heartburn-rasa-panas-di-dada.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/201441552323724098'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/201441552323724098'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/11/heartburn-rasa-panas-di-dada.html' title='Heartburn (rasa panas di dada)'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-8366933968203303678</id><published>2009-11-15T13:50:00.000+07:00</published><updated>2009-11-15T13:50:00.501+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menanggapi Gejala Penyakit'/><title type='text'>Scabies</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gejala scabies:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Menyerang segala usia, puncak : 15-20 th&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gatal sekali&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memburuk pada malam hari&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kulit terkelupas / luka akibat reaksi alergi akibat eksudat &amp;amp; ‘jaket pelindung’ kutu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sarang kutu dalam kulit (5-10mm), terutama di sela jari, pergelangan tangan, ketiak, pantat dan genitalia.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Timbul kemerahan didaerah kutu bersarang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Orang dewasa : jarang di muka/kepala/leher, tapi pada anak di seluruh tubuh&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Pada pasien immunocompromised atau Pasien yang kurang gerak (mis: lansia) maka kulit yang terkena akan menebal dan berkerak, sehingga kutu aman di bawahnya. Kita harus berhati-hati karena dapat menular bila kita  kontak dengan pasien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riwayat Penyakit :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Inkubasi kutu sekitar 3 minggu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rasa gatal timbul 6-8 minggu pada orang yang belum pernah terkena. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kutu berpindah saat bersentuhan dengan orang lain.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Saat Merujuk ke Dokter&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Kulit mengalami infeksi. Tanda Infeksi yaitu apabila terjadi garukan dan kulit terkelupas. Pada infeksi sekunder mirip impetigo. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika kerak / eksudat cair kekuningan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pada bayi dan anak&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengobatan gagal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Diagnosis tidak jelas / tidak dapat memastikan penyakit&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan scabies&lt;br /&gt;Bukti penelitian pengobatan scabies sangat sedikit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krim Permethrin efektif dan malathion digunakan jika tidak tersedia permethrin, atau kombinasi keduanya dengan jarak 7 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malathion : efektif pada scabies dan kutu rambut. Larutan air untuk scabies (100ml ut org dewasa), biarkan 24 jam, lalu bilas.Dapat menyebabkan iritasi kulit !!! (maka pada bayi &lt;6 bln, tidak boleh)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permethrin 30-60 g krim untuk orang dewasa, biarkan 8-12jam, lalu bilas. Usia &lt;2&gt; 70 tahun harus diawasi. ESO : gatal dan merah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benzyl benzoate kadar 25%, tingkat keberhasilan 50% tapi sering resisten. ESO: iritasi, rasa menyengat dan terbakar. KontraIndikasi : anak, bayi, kulit luka / terkelupas. Olesi seluruh tubuh kecuali muka, biarkan kering, 24 jam kemudian olesi lagi tanpa dibilas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips Praktis:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Rasa gatal mungkin makin parah beberapa hari setelah diobati. Jadi tidak perlu khawatir.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berikan Krim Crotamiton jika kulit tidak terlalu luka. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berikan Promethazine oral, jika sangat gatal.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Obati sblm tidur, biarkan mengering.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Oleskan seluruh tubuh, pada org dewasa kecuali wajah, leher &amp;amp; kulit kepala. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan cuci tangan, jika scabies pada tangan/jari setelah diolesi obat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Oleskan obat pada kulit yang dingin dan kering. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bila obat berbentuk Losion maka oleskan dengan kuas atau kapas.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mandi air hangat sblm olesi obat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Seluruh keluarga harus diobati, bisa kambuh kembali karena masa inkubasi 3 minggu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sumber kutu kemungkinan dari kutu hewan peliharaan atau tungau (kutu debu). Jika diobati, 2 minggu kemudian ulangi pengobatan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Daftar Pustaka&lt;br /&gt;Blenkinsopp, A., Paxton, P., Blenkinsopp, J. (2005) Symptoms in The Pharmacy – A Guide to the Management of Common Illness. 5th ed, Oxford : Blackwell Publishing Ltd&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);font-size:78%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;by Anita P Rahman&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-8366933968203303678?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/8366933968203303678/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/11/scabies.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/8366933968203303678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/8366933968203303678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/11/scabies.html' title='Scabies'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-8388280436488314870</id><published>2009-11-14T13:26:00.003+07:00</published><updated>2009-11-14T13:50:02.766+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menanggapi Gejala Penyakit'/><title type='text'>Threadworms (Infeksi Cacing Kremi)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Threadworm (Enterobius vermicularis) lazim diderita anak, terutama usia sekolah. Dalam Hal ini tugas seorang Farmasis adalah memberikan terapi OTC serta memberikan saran tentg kebersihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda Infeksi Cacing :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Anak menggaruk pantat, akibat reaksi alergi terhadap bahan telur cacing dan lendirnya yang diletakkan sekeliling anus (perianal)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rasa gatal terutama malam hari, saat cacing betina keluar dari anus dan meletakkan telurnya. Telur dilekatkan dengan cairan lengket ke kulit anus.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Garukan dapat menyebabkan infeksi sekunder bakteri. Jika kulit perianal luka dan ada cairan atau nanah, maka segeralah rujuk ke Dokter.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lesu dan lelah akibat kurang tidur&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gatal tanpa kelihatan cacing mungkin karena sebab lain (dermatitis alergi / iritan, scabies, infeksi jamur)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Diare dan gatal pada vagina&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal yang harus diperhatikan:  &lt;br /&gt;1. Munculnya Cacing&lt;br /&gt;Cacing di feses seperti benang putih / krem dengan panjang 10 mm, lebar 0,5 mm. Cacing jantan lebih sedikit daripada cacing betina. Bisa hidup sebentar di luar tubuh.&lt;br /&gt;2. Lamanya Diderita&lt;br /&gt;Berapa lama diderita dan pengobatan yang sudah dicoba.&lt;br /&gt;3. Wisata ke LN&lt;br /&gt;Jika dicurigai infeksi selain cacing kremi maka rujuk ke dokter. Jika baru-baru ini wisata ke LuarNegri, ceritakan ke dokter awal infeksi, gatal dan cacing di feses belum tentu ada. &lt;br /&gt;4. Periksa anggota keluarga dengan gejala sama.&lt;br /&gt;5. Riwayat Pengobatan&lt;br /&gt;Obat yang pernah dicoba, efektivitas dan cara pakainya apakah sudah benar?untuk melihat apakah gagal pengobatan disebabkan salah cara memakai obat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi Infeksi Cacing Kremi :&lt;br /&gt;Pastikan cara dan saat memakai obat sudah tepat atau belum, serta harus tahu pencegahannya. Menurut WHO :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Anjuran obat anti nematode (infeksi cacing Enterobiasis, Ascariasis, Trichuriasis, Hookworm): Mebendazole, Albendazole, Pyrantel, Levamisole.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Program “mass treatment”  Mebendazole DOC infeksi cacing kremi (Enterobiasis). Efektif juga untuk Ascariasis, Trichuriasis, Hookworm, Visceral larva migrans, Intestinal capillariasis. Kurang efektif untuk infeksi cacing pita (Taeniasis)  Dosis tunggal untuk anak usia 2 th – dewasa.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Infeksi kambuhan sering terjadi maka dosis kedua 2-3 minggu. Hati-hati dengan efek samping obat (ESO) : kadang2 diare &amp;amp; nyeri perut.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Piperazine tidak dianjurkan pada wanita hamil. Cara kerja : melumpuhkan cacing di usus. Piperazine + laksatif agar cacing dapat keluar bersama feses.  Dosis pertama diberikan, lalu 2 minggu kemudian dosis kedua, untuk membasmi telur yg sdh menetas  ESO : kadang2 mual, muntah, diare &amp;amp; colic.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saran dan Tips:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Potong pendek kuku agar tidak ada telur di bawahnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jari harus disikat bersih setelah ke WC &amp;amp; sebelum memegang makanan. Telur dapat bertahan 1 minggu sebelum masuk tubuh.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pakaikan piyama + CD saat tidur agar tidak digaruk.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Seluruh keluarga harus mandi setiap pagi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Infeksi cacing = kurang kebersihan. dan yakinlah bahwa infeksi cacing lazim terjadi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Seluruh keluarga harus diobati, walaupun hanya 1 orang yg menunjukkan adanya cacing&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Daftar Pustaka&lt;br /&gt;Blenkinsopp, A., Paxton, P., Blenkinsopp, J. (2005) Symptoms in The Pharmacy – A Guide to the Management of Common Illness. 5th ed, Oxford : Blackwell Publishing Ltd&lt;br /&gt;Drug Ther Perspect 11(1):9-13, 1998 Adis International Limited&lt;br /&gt;http://www.medscape.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);font-size:78%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;by.Anita P Rahman&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-8388280436488314870?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/8388280436488314870/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/11/threadworms-infeksi-cacing-kremi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/8388280436488314870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/8388280436488314870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/11/threadworms-infeksi-cacing-kremi.html' title='Threadworms (Infeksi Cacing Kremi)'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-8028555585897600998</id><published>2009-10-22T13:11:00.002+07:00</published><updated>2009-11-02T15:24:28.122+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh Farmasi'/><title type='text'>Abu Ar-Rayhan Al-Biruni, dan Ibnu Al-Baitar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Abu Ar-Rayhan Al-Biruni&lt;/span&gt; (973 M – 1051 M)&lt;br /&gt;Al-Biruni mengenyam pendidikan di Khwarizm. Beragam ilmu pengetahuan dikuasainya, seperti astronomi, matematika, filsafat dan ilmu alam. Ia memulai melakukan eksperimen ilmiah sejak remaja. Ilmuwan Muslim yang hidup di zaman keemasan Dinasti Samaniyaah dan Ghaznawiyyah itu turut memberi kontribusi yang sangat penting dalam farmasi. Melalui kitab As-Sydanah fit-Tibb, Al-Biruni mengupas secara lugas dan jelas mengenai seluk-beluk ilmu farmasi. Kitab penting bagi perkembangan farmasi itu diselesaikannya pada tahun 1050 M – setahun sebelum Al-Biruni tutup usia. Dalam kitab itu, Al-Biruni tak hanya mengupas dasar-dasar farmasi, namun juga meneguhkan peran farmasi serta tugas dan fungsi yang diemban seorang farmasis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Ibnu Al-Baitar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lewat risalahnya yang berjudul Al-Jami fi Al-Tibb (Kumpulan Makanan dan Obat-obatan yang Sederhana), Ibnu Al-Baitar turut memberi kontribusi dalam dunia farmasi. Dalam kitabnya itu, Al-Baitar mengupas beragam tumbuhan berkhasiat obat yang berhasil dikumpulkannya di sepanjang pantai Mediterania antara Spanyol dan Suriah. Tak kurang dari seribu tanaman obat dipaparkannya dalam kitab itu. Seribu lebih tanaman obat yang ditemukannya pada abad ke-13 M itu berbeda dengan tanaman yang telah ditemukan ratusan ilmuwan sebelumnya. Tak heran bila kemudian Al-Jami fi Al-Tibb menjadi teks berbahasa Arab terbaik yang berkaitan dengan botani pengobatan. Capaian yang berhasil ditorehkan Al-Baitar sungguh mampu melampaui prestasi Dioscorides. Kitabnya masih tetap digunakan sampai masa Renaisans di Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-8028555585897600998?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/8028555585897600998/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/10/abu-ar-rayhan-al-biruni-dan-ibnu-al.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/8028555585897600998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/8028555585897600998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/10/abu-ar-rayhan-al-biruni-dan-ibnu-al.html' title='Abu Ar-Rayhan Al-Biruni, dan Ibnu Al-Baitar'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-6922489867949851313</id><published>2009-10-22T13:06:00.003+07:00</published><updated>2009-11-02T15:24:05.831+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh Farmasi'/><title type='text'>Sabur Ibnu Sahl, Abu Hasan ‘Ali bin Sahl Rabban at- Tabari</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sabur Ibnu Sahl &lt;/span&gt;(wafat 869 M)&lt;br /&gt;Ibnu Sahl adalah dokter pertama yang mempelopori pharmacopoeia. Kontribusinya dalam bidang farmakologi dan farmasi juga terbilang amat besar. Dia menjelaskan beragam jenis obat-obatan. Sumbangannya untuk pengembangan farmakologi dan farmasi dituangkannya dalam kitab Al-Aqrabadhin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Abu Hasan ‘Ali bin Sahl Rabban at- Tabari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;At-Tabari lahir pada tahun 808 M. Pada usia 30 tahun, dia dipanggil oleh Khalifah Al-Mu’tasim ke Samarra untuk menjadi dokter istana. Salah satu sumbangan At-Tabari dalam bidang farmakologi adalah dengan menulis sejumlah kitab. Salah satunya yang terkenal adalah Paradise of Wisdom. Dalam kitab ini dibahas mengenai pengobatan menggunakan binatang dan organ-organ burung. Dia juga memperkenalkan sejumlah obat serta cara pembuatannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-6922489867949851313?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/6922489867949851313/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/10/sabur-ibnu-sahl-abu-hasan-ali-bin-sahl.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/6922489867949851313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/6922489867949851313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/10/sabur-ibnu-sahl-abu-hasan-ali-bin-sahl.html' title='Sabur Ibnu Sahl, Abu Hasan ‘Ali bin Sahl Rabban at- Tabari'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-6991708264153290269</id><published>2009-10-22T12:57:00.002+07:00</published><updated>2009-10-22T13:06:06.459+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh Farmasi'/><title type='text'>Abu Ja’far Al-Ghafiqi, Ibnu Sina, dan Al-Zahrawi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Abu Ja’far Al-Ghafiqi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ilmuwan Muslim yang satu ini juga turut memberi kontribusi dalam pengembangan farmakologi dan farmasi. Sumbangan Al-Ghafiqi untuk memajukan ilmu tentang komposisi, dosis, meracik dan menyimpan obat-obatan dituliskannya dalam kitab Al-Jami’ Al-Adwiyyah Al-Mufradah. Risalah itu memaparkan tentang pendekatan dalam metodelogi, eksperimen, serta observasi dalam farmakologi dan farmasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Ibnu Sina&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitabnya yang fenomenal, Canon of Medicine, Ibnu Sina juga mengupas tentang farmasi. Ia menjelaskan lebih kurang  700 cara pembuatan obat dengan kegunaannya. Ibnu Sina menguraikan tentang obat-obatan yang sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Al-Zahrawi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bapak ilmu bedah modern ini juga ikut andil dalam membesarkan farmasi. Dia adalah perintis pembuatan obat dengan cara sublimasi dan destilasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-6991708264153290269?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/6991708264153290269/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/10/abu-jafar-al-ghafiqi-ibnu-sina-dan-al.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/6991708264153290269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/6991708264153290269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/10/abu-jafar-al-ghafiqi-ibnu-sina-dan-al.html' title='Abu Ja’far Al-Ghafiqi, Ibnu Sina, dan Al-Zahrawi'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-1795588788973480045</id><published>2009-10-07T18:08:00.007+07:00</published><updated>2009-10-22T10:08:17.113+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menanggapi Gejala Penyakit'/><title type='text'>Dandruff (Ketombe)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketombe merupakan gangguan kulit kepala yang kronis dan sering kambuh, tapi dapat hilang jika diobati dan timbul kembali saat obat dihentikan. Diperkirakan muncul pada 1 dari 2 orang di usia 20-30 tahun, serta 4 dari 10 orang usia 30-40 tahun.ketombe merupakan bentuk ringan dari seborrhoeic dermatitis ( akibat ragi Malassezia furfur ). Penyakit ringan dan hanya dikulit kepala. Garukan menyebabkan kulit terkelupas, radang dan bisa infeksi. Jika sangat radang dan tanda infeksi (mengeras atau mengeluarkan nanah) maka rujuk ke dokter.&lt;br /&gt;Gejala Ketombe: kerak putih abu-abu pada kulit kepala yang berlebihan dan terasa gatal. Pergantian sel epidermis kulit kepala 2x lebih cepat dari normal.&lt;br /&gt;Karena kronis dan berulang maka ada riwayat penyakit dengan gejala berfluktuasi. Juga tergantung musim, umunya membaik saat musim panas karena banyak cahaya UVB. M.furfur tidak terpengaruh UVA dari sinar matahari.&lt;br /&gt;Faktor yang mempengaruhi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;  Pewarnaan dan pengeritingan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;  Kurang bersih saat membilas (keramas) dapat mengiritasi kulit kepala dan terasa gatal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;  Obat&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan ketombe:&lt;br /&gt;Obat ketombe digunakan di kulit kepala dan dibiarkan selama 3-5menit. Ketombe harus sudah membaik setelah 12 minggu pengobatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Ketokonazole, terdapat bukti keefektifannya sebagai antifungi pada ketombe. Biasanya berupa shampo 2%. Terapi 2x/minggu selama 2-4minggu, lalu 1x/minggu atau tiap 4hari sekali untuk mencegah kekambuhan. Dapat juga digunakan untuk mengobati seborrhoeic dermatitis sebagai shampo dan dioles dibagian tubuh yang lain. Ketokonazole tidak diabsorpsi ke kulit kepala sehingga jarang menimbulkan alergi atau efek samping.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selenium sulphide, yang efektif adalah yang 2,5% dengan mekanisme kerja menurunkan laju turn over sel. Terapinya dengan shampo dipakai 2x/minggu selama 2minggu, lalu 1x/minggu selama 2minggu, kemudian bila perlu. Pemakaian selenium harus dibilas bersih, jika tidak maka warna rambut akan pirang, abu-abu, atau pengecatan rambut akan memudar maka harus dihindari dalam 48jam setelah pengecatan atau pengeritingan. Bila sering dipakai dapat menyebabkan kulit kepala berminyak dan tidak boleh dipakai pada kulit yang luka atau radang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Zn Pyrithione, shampo Zn pyrithione efektif sebagai antiketombe dengan efek sitostatik. Digunakan 2x/minggu selama 2minggu lalu bila perlu 1x/minggu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Coal Tar paling tidak efektif sebagai antiketombe. Berbau kurang enak, menyebabkan sensitisasi kulit dan fotosensitivitas.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Tips Praktis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Perawatan berkelanjutan, karena ketome tidak akan sembuh sempurna dan bila perlu harus tetap diobati untuk mencegah kekambuhan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kulit kepala yang harus dirawat bukan rambutnya. Olesi, pijat dan biarkan 3-5menit&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Belum jelas apakah ketombe disebabkan kurang sering keramas. Umumnya keramas 3x/minggu cukup untuk mengatasi ketombe. Dapat diseling antara shampo normal dengan shampo obat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gel, mousse dan hairspray tidak mengganggu pengobatan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-1795588788973480045?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/1795588788973480045/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/10/dandruff-ketombe.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/1795588788973480045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/1795588788973480045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/10/dandruff-ketombe.html' title='Dandruff (Ketombe)'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-2478249952866948845</id><published>2009-09-27T11:24:00.004+07:00</published><updated>2009-10-22T10:04:06.048+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Farmasi'/><title type='text'>Sejarah Profesi Farmasi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak masa Hipocrates (460-370 SM) yang dikenal sebagai “Bapak Ilmu Kedokteran”, belum dikenal adanya profesi Farmasi. Seorang dokter yang mendignosis penyakit, juga sekaligus merupakan seorang “Apoteker” yang menyiapkan obat. Semakin lama masalah penyediaan obat semakin rumit, baik formula maupun pembuatannya, sehingga dibutuhkan adanya suatu keahlian tersendiri. Pada tahun 1240 M, Raja Jerman Frederick II memerintahkan pemisahan secara resmi antara Farmasi dan Kedokteran dalam dekritnya yang terkenal “Two Silices”. Dari sejarah ini, satu hal yang perlu direnungkan adalah bahwa akar ilmu farmasi dan ilmu kedokteran adalah sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampak revolusi industri merambah dunia farmasi dengan timbulnya industri-industri obat, sehingga terpisahlah kegiatan farmasi di bidang industri obat dan di bidang “penyedia/peracik” obat (apotek). Dalam hal ini keahlian kefarmasian jauh lebih dibutuhkan di sebuah industri farmasi dari pada apotek. Dapat dikatakan bahwa farmasi identik dengan teknologi pembuatan obat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan farmasi berkembang seiring dengan pola perkembangan teknologi agar mampu menghasilkan produk obat yang memenuhi persyaratan dan sesuai dengan kebutuhan. Kurikulum pendidikan bidang farmasi disusun lebih ke arah teknologi pembuatan obat untuk menunjang keberhasilan para anak didiknya dalam melaksanakan tugas profesinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari sisi pendidikan Farmasi, di Indonesia mayoritas farmasi belum merupakan bidang tersendiri melainkan termasuk dalam bidang MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) yang merupakan kelompok ilmu murni (basic science) sehingga lulusan S1-nya pun bukan disebut Sarjana Farmasi melainkan Sarjana Sains.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Departemen Tenaga Kerja Republik Indonesia (1997) dalam “informasi jabatan untuk standar kompetensi kerja” menyebutkan jabatan Ahli Teknik Kimia Farmasi, (yang tergolong sektor kesehatan) bagi jabatan yang berhubungan erat dengan obat-obatan, dengan persyaratan : pendidikan Sarjana Teknik Farmasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku Pharmaceutical handbook menyatakan bahwa farmasi merupakan bidang yang menyangkut semua aspek obat, meliputi : isolasi/sintesis, pembuatan, pengendalian, distribusi dan penggunaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silverman dan Lee (1974) dalam bukunya, “Pills, Profits and Politics”, menyatakan bahwa :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Pharmacist lah yang memegang peranan penting dalam membantu dokter menuliskan resep rasional. Membanu melihat bahwa obat yang tepat, pada waktu yang tepat, dalam jumlah yang benar, membuat pasien tahu mengenai “bagaimana,kapan,mengapa” penggunaan obat baik dengan atau tanpa resep dokter.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pharmacist lah yang sangat handal dan terlatih serta pakart dalam hal produk/produksi obat yang memiliki kesempatan yang paling besar untuk mengikuti perkembangan terakhir dalam bidang obat, yang dapat melayani baik dokter maupun pasien, sebagai “penasehat” yang berpengalaman.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pharmacist lah yang meupakan posisi kunci dalam mencegah penggunaan obat yang salah, penyalahgunaan obat dan penulisan resep yang irrasional.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Herfindal dalam bukunya “Clinical Pharmacy and Therapeutics” (1992) menyatakan bahwa Pharmacist harus memberikan “Therapeutic Judgement” dari pada hanya sebagai sumber informasi obat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat hal-hal di atas, maka nampak adanya suatu kesimpangsiuran tentang posisi farmasi. Dimana sebenarnya letak farmasi ? di jajaran teknologi, Ilmu murni, Ilmu kedokteran atau berdiri sendiri ? kebingungan dalam hal posisi farmasi akan membingungkan para penyelenggara pendidikan farmasi, kurikulum semacam apa yang harus disajikan ; para mahasiswa bingung menyerap materi yang semakin hari semakin “segunung” ; dan yang terbingung adalah lulusannya (yang masih “baru”), yang merasa tidak “menguasai “ apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Inggris, sejak tahun 1962, dimulai suatu era baru dalam pendidikan farmasi, karena pendidikan farmasi yang semula menjadi bagian dari MIPA, berubah menjadi suatu bidang yang berdiri sendiri secara utuh.rofesi farmasi berkembang ke arah “patient oriented”, memuculkan berkembangnya Ward Pharmacy (farmasi bangsal) atau Clinical Pharmacy (Farmasi klinik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di USA telah disadari sejak tahun 1963 bahwa masyarakat dan profesional lain memerlukan informasi obat tang seharusnya datang dari para apoteker. Temuan tahun 1975 mengungkapkan pernyataan para dokter bahwa apoteker merupakan informasi obat yang “parah”, tidak mampu memenuhi kebutuhan para dokter akan informasi obat Apoteker yang berkualits dinilai amat jarang/langka, bahkan dikatakan bahwa dibandingkan dengan apotekeer, medical representatif dari industri farmasi justru lebih merupakan sumber informasi obat bagi para dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan terakhir adalah timbulnya konsep “Pharmaceutical Care” yang membawa para praktisi maupun para “profesor” ke arah “wilayah” pasien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara global terlihat perubahan arus positif farmasi menuju ke arah akarnya semula yaitu sebagai mitra dokter dalam pelayanan pada pasien. Apoteker diharapkan setidak-tidaknya mampu menjadi sumber informasi obat baik bagi masyarakat maupun profesi kesehatan lain baik di rumah sakit, di apotek atau dimanapun apoteker berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Pustaka :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Ansel, H. C., 1985, Introduction to Pharmaceutical Dosage Forms, Ed 4, Lea &amp;amp; Febiger, Philadelphia USA.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Herfindal, E. T., 1992, Clinical Pharmacy and Therapeutics, Ed 5, Williams &amp;amp; Wikins, Philadelphia USA.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gennaro, A. R., 1995, Rhemington’s Pharmaceutical Sciences, Ed 19, Mack Publishing Comp, Easton Pensylvania, USA&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Feldman, E. G., 1990, Handbook of Non Prescription Drugs, Ed 9, APHA, USA&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Wade, A., 1980, Pharmaceutical Handbook, Ed 19, The Pharmaceutical Society of Great Britain, The Pharmaceutical Press, London.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-2478249952866948845?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/2478249952866948845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/09/sejarah-profesi-farmasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/2478249952866948845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/2478249952866948845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/09/sejarah-profesi-farmasi.html' title='Sejarah Profesi Farmasi'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-2055313248029851015</id><published>2009-09-27T10:49:00.010+07:00</published><updated>2009-10-22T10:05:39.472+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh Farmasi'/><title type='text'>Yuhanna b. Masawayh (777 - 857)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beliau adalah anak seorang ahli farmasi (dikenal sebagai apoteker). Beliau terkenal melalui penulisannya dalam bahasa Arab tentang materia medica dan perawatan. Salah satunya berjudul al-Mushajjar al-Kabir yang menjelaskan tentang penyakit serta obat-obatannya dan juga makanan yang berkaitan. Malah beliau menyatakan bahwa para dokter yang bisa menyembuhkan penyakit hanya melalui makanan tanpa penggunaan obat adalah yang paling berjaya dan beruntung. Masawayh pernah mempolerkan penggunaan beberapa tumbuhan terkenal untuk meningkatkan sistem pertahanan tubuh terhadap penyakit. Beliau menyeru para dokter menggunakan satu obat untuk satu penyakit berdasar prinsip empirik dan analogi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan yang banyak digunakan dalam terapi pengobatan Arab adalah kamfor. Menurut Masawayh bahan ini berasal dari China dan dibawa ke Tanah Arab melalui perdagangan dengan India dan Parsi. Menurut beliau, sandalwood yaitu bahan yang digunakan untuk menghasilkan minyak wangi, sama ada jenis kuning, putih atau merah juga datang dari India. Bahan-bahan seperti ini digunakan dalam sediaan farmasi Islam pada abad ke-8 (atau lebih awal lagi) dan melaluinya istilah farmasi terbentuk dalam Islam. Misalnya, kata-kata seperti al-Saydanani ataupun al-Saydalani yang berarti dia yang menjual atau yang berkaitan dengan saldalwood, perkataan saydanah pula bermaksud farmasi. Satu lagi penulisannya adalah berkaitan dengan bahan aromatik termasuk sifat-sifat fisika dan farmakologinya serta cara-cara untuk menentukan kemanfaatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa itu, Masawayh dikenal sebagai doktor kepada beberapa khalifah, di ibukota Abbasiah selama hampir empat dekade. Beliau juga merupakan dokter Islam yang pertama mendirikan rumah sakit swasta di arab.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-2055313248029851015?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/2055313248029851015/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/09/yuhanna-b-masawayh-777-857.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/2055313248029851015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/2055313248029851015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/09/yuhanna-b-masawayh-777-857.html' title='Yuhanna b. Masawayh (777 - 857)'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-4429422062382072184</id><published>2009-09-26T19:09:00.002+07:00</published><updated>2009-10-22T10:01:17.805+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Farmasi'/><title type='text'>Apakah Farmasi Itu?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Farmasi adalah suatu profesi yang berkaitan dengan kesehatan yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan kesehatan dan kimia. Ruang lingkup farmasi termasuk beberapa peran tradisional seperti menggabungkan dan membagikan obat-obatan untuk para dokter, juga termasuk peran modern seperti perawatan pasien, termasuk juga layanan-layanan klinis, meninjau obat-obatan untuk keamanan dan keifisienan, dan menyediakan informasi mengenai obat-obatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada bermacam-macam keahlian-keahlian dalam latihan farmasi. Spesialisasi dalam farmasi biasanya tergantung berdasarkan tempat latihan dan peran latihan tersebut termasuk komunitas, rumah sakit, farmasi klinik, wakil dokter, informasi obat, apotik, dan sebagainya....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-4429422062382072184?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/4429422062382072184/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/09/apakah-farmasi-itu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/4429422062382072184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/4429422062382072184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/09/apakah-farmasi-itu.html' title='Apakah Farmasi Itu?'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2529933440089939954.post-7471881745847259116</id><published>2009-09-12T17:05:00.002+07:00</published><updated>2009-11-02T15:26:25.852+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Farmasi'/><title type='text'>Farmasi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face  {font-family:Calibri;  panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;  mso-font-charset:0;  mso-generic-font-family:swiss;  mso-font-pitch:variable;  mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal  {mso-style-parent:"";  margin-top:0cm;  margin-right:0cm;  margin-bottom:10.0pt;  margin-left:0cm;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:Calibri;  mso-fareast-font-family:Calibri;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} a:link, span.MsoHyperlink  {mso-style-noshow:yes;  color:blue;  text-decoration:underline;  text-underline:single;} a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed  {color:purple;  text-decoration:underline;  text-underline:single;} p  {mso-style-noshow:yes;  mso-margin-top-alt:auto;  margin-right:0cm;  mso-margin-bottom-alt:auto;  margin-left:0cm;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:12.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1  {size:612.0pt 792.0pt;  margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt;  mso-header-margin:36.0pt;  mso-footer-margin:36.0pt;  mso-paper-source:0;} div.Section1  {page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-ansi-language:#0400;  mso-fareast-language:#0400;  mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapedefaults ext="edit" spidmax="1026"&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:shapelayout ext="edit"&gt;   &lt;o:idmap ext="edit" data="1"&gt;  &lt;/o:shapelayout&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Farmasi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; (Inggris: &lt;i&gt;pharmacy&lt;/i&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yunani" title="Yunani"&gt;Yunani&lt;/a&gt;: &lt;i&gt;pharmacon&lt;/i&gt;, yang berarti: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Obat" title="Obat"&gt;obat&lt;/a&gt;) merupakan salah satu bidang profesional &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kesehatan" title="Kesehatan"&gt;kesehatan&lt;/a&gt; yang merupakan kombinasi dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu_kesehatan" title="Ilmu kesehatan"&gt;ilmu kesehatan&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu_kimia" title="Ilmu kimia"&gt;ilmu kimia&lt;/a&gt;, yang mempunyai tanggung-jawab memastikan efektivitas dan keamanan penggunaan obat. Ruang lingkup dari praktik farmasi termasuk praktik farmasi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tradisional" title="Tradisional"&gt;tradisional&lt;/a&gt; seperti peracikan dan penyediaan sediaan obat, serta pelayanan farmasi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Modern" title="Modern"&gt;modern&lt;/a&gt; yang berhubungan dengan layanan terhadap &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pasien" title="Pasien"&gt;pasien&lt;/a&gt; (&lt;i&gt;patient care&lt;/i&gt;) di antaranya layanan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Klinik&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Klinik (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 34, 0);"&gt;klinik&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, evaluasi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Efikasi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Efikasi (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 34, 0);"&gt;efikasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan keamanan penggunaan obat, dan penyediaan informasi obat. Kata farmasi berasal dari kata farma (&lt;i&gt;pharma&lt;/i&gt;). &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Farma&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Farma (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 34, 0);"&gt;Farma&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; merupakan istilah yang dipakai di tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1400" title="1400"&gt;1400&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1600an" title="1600an"&gt;1600an&lt;/a&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;font-size:100%;" &gt;Institusi farmasi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Eropa" title="Eropa"&gt;Eropa&lt;/a&gt; pertama kali berdiri di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Trier" title="Trier"&gt;Trier&lt;/a&gt;, Jerman, pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1241" title="1241"&gt;1241&lt;/a&gt; dan tetap eksis sampai dengan sekarang.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Farmasis (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Apoteker" title="Apoteker"&gt;apoteker&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; merupakan gelar profesional dengan keahlian di bidang farmasi. Farmasis biasa bertugas di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Institusi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Institusi (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 34, 0);"&gt;institusi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;-institusi baik pemerintahan maupun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Swasta" title="Swasta"&gt;swasta&lt;/a&gt; seperti badan pengawas obat/makanan, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rumah_sakit" title="Rumah sakit"&gt;rumah sakit&lt;/a&gt;, industri farmasi, industri &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Obat_tradisional" title="Obat tradisional"&gt;obat tradisional&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Apotek" title="Apotek"&gt;apotek&lt;/a&gt;, dan di berbagai sarana kesehatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2529933440089939954-7471881745847259116?l=funfunpharmacy-rzn.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/feeds/7471881745847259116/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/09/farmasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/7471881745847259116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2529933440089939954/posts/default/7471881745847259116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://funfunpharmacy-rzn.blogspot.com/2009/09/farmasi.html' title='Farmasi'/><author><name>Fun Fun Pharmacy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03039756618950093865</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
