Banyak farmasis yang berusaha untuk mengimplementasikan konsep pharmaceutical care di Indonesia, namun hal ini tidaklah mudah, karena pharmaceutical care merupakan inti dari filosofi profesi farmasi dan bagaimana mengaplikasikan filosofi tersebut dalam tataran praktek komunitas maupun klinik. kita tidak bisa menggunakan konsep “filosofi dahulu, kebijakan dan praktek mengikuti” karena ketiga aspek tersebut saling mempengaruhi terlaksanannya praktek farmasi yang ideal.
Aplikasi Pharmaceutical Care dalam praktek klinik dan komunitas tanpa memahami filosofinya, akan menghasilkan praktek yang tidak ideal, tujuan untuk patient care bisa tidak tercapai karena farmasis/apoteker kurang memahami teori dan filosofi dari Pharmaceutical care. Tidak adanya proteksi berupa kebijakan dari pemerintah juga sangat mempengaruhi praktek farmasi klinik. farmasis/apoteker tidak akan bisa melakukan tugasnya sesuai dengan filosofi Pharmaceutical care jika tidak mempunyai wewenang dalam sistem pelayanan kesehatan secara umum.
diskusi mengenai filosofi, definisi dan implementasi dari Pharmaceutical care telah banyak dilakukan dan kita bisa mencari informasi tersebut dari berbagai sumber. Pharmaceutical care merupakan salah satu filosofi dari praktek yang berasal dari US serta telah diterima oleh farmasis di seluruh dunia. di Amerika dan negara-negara barat lainnya telah mengalami beberapa tahap perkembangan, dari tahap tradisional, tahap transisi atau tahap klinik hingga periode patient-centered.
Strand
bagaimanapun, banyak faktor yang mempengaruhi perubahan dari profesi farmasis, antara lain isu politik, faktor sosial ekonomi, tingkat pendidikan, teknologi informasi dsb. di Indonesia, profesi farmasis masih dalam tahap tradisional atau awal fase klinik dimana farmasis masih banyak berkutat dengan pekerjaan dispensing dan membuat pelayanan baru. masyarakat umum hanya mengetahui sedikit mengenai fungsi dari profesi farmasis, seperti menjual obat atao melayani resep saja. untuk mulai mengimplementasikan pharmaceutical care di suatu sistem, dimulai dengan memahami konsep pharmaceutical care, hal ini dapat dilakukan dengan mengunjungi website “pharmaceutical care discussion group” dan membaca buku mengenai pharmaceutical care seperti Pharmaceutical Care Practice yang ditulis oleh Prof. Strand dan tim nya. hal ini akan memberi ide mengenai filosofi – pemikiran yang sistemik mengenai profesi farmasis, definisi, paradigme, dan bagaimana mengimplementasikan dalam praktek klinik.
0 komentar:
Posting Komentar